Nyelonong lagi, Mario si penyusup ditangkap di Bandara Kuala Namu

Nyelonong lagi, Mario si penyusup ditangkap di Bandara Kuala Namu

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Medan - Petugas Bandara Internasional Kualanamu Medan Sumatera Utara berhasil mengamankan Mario Steven Ambarita yang kabur dari rumahnya di Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, pada Jumat (18/04/15) dini hari lalu.

Ketua Tim Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) bagian Penerbangan, Rudi Richardo, membenarkan penangkapan terhadap pria 21 tahun yang dikenal sebagai penyusup pesawat Garuda Indonesia tujuan Pekanbaru-Jakarta tersebut, pada Minggu (19/04/15) sekitar pukul 16.30 Wib.

"Aviation Bandara Kualanamu Medan masih melakukan investigasi terkait apa keberadaan Mario di Bandara Kuala Namu tersebut," ujar Rudi.

Rencanaya, kata Rudi, setelah dilakukan investigasi, pihak security akan menyerahkan Mario ke pihak otoritas bandara wilayah II. "Setelahnya baru diserahkan ke pihak kita (PPNS) penerbangan sipil," jelasnya.

Selanjutnya, Rudi mengakui Mario yang saat ini ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana penerbanngan dijadwalkan akan menjalani tes psikiater di Mapolda Riau, Selasa (21/04/15).

"Jadi setelah bersama kita (PPNS) Penerbangan Sipil, Tersangka akan dibawa ke Pekanbaru untuk menjalani pemeriksaan di Mapolda," pungkasnya.

Penangkapan terhadap Mario setelah empat orang petugas Bandara Kuala Namu Medan mengenali wajahnya. Setelah ditanyai oleh petugas tersebut, Mario tak bisa mengelak dan mengaku kabur dari rumahnya di Rokan Hilir Riau. Lalu Mario pun dibawa ke pihak Aviation Bandara Kualanamu.

Diberitakan sebelumnya, setelah penahanannya ditangguhkan oleh penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) Kementerian Perhubungan, Mario kabur dari rumahnya. Sebelum menghilang, Mario sempat meninggalkan sepucuk surat untuk sang ibu Tiar Sitanggang dan keluarganya. Isi surat ini, berupa permintaan maaf lantaran selama ini dirinya sudah banyak merepotkan.

Dalam isi surat, Mario meminta kepada keluarga khususnya pada sang Ibunda Tiar Sitanggang, tidak khawatir atas kepergiannya. Mario menuliskan dalam surat ingin merubah kehidupannya agar lebih baik lagi. [Pan]

Tags :# hukum