Waspada Uang Palsu Rp 100 Ribuan Beredar di Pelalawan!

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pelalawan - Salah satu pedagang di Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan mengalami kerugiaan karena uang palsu. Nita (45), pemilik warung kelontong di Jalan Sakura, Kerinci Timur mengalami nasib apes karena seseorang pembeli rokok membayar dengan uang seratus ribu palsu.
Ia baru sadar uang tersebut palsu, setelah pembelinya pergi. Kejadian ini sepertinya, perlu menjadi pelajaran agar masyarakat harus lebih extra hati-hati setiap melakukan transaksi keuangan.
Peredaran uang palsu pecahan Rp100 ribu yang ditemukan dan dialami pedagang jadi bukti ada peredaran uang palsu warna merah seratus ribu rupiah.
Awalnya kejadian ini, sebut dia, ketika salah seorang laki-laki membeli sebungkus rokok pecahan Rp 100 ribu di warung miliknya.
"Sedikitpun, saya tak ada menaruh curiga. Begitu pelaku menyerahkan uang pecahan Rp 100 ribu, lantas saya kembalikan, sisanya dengan harga. Pelaku langsung pergi dan menghilang," katanya.
Beberapa saat kemudian, setelah dilihat secara rinci, rupanya uang pecahan yang dibayar pembeli rokok sebelumnya adalah palsu.
"Saya baru kaget, ternyata, uang yang dibelanjakan pembeli rokok tadi adalah, palsu," terangnya.
Hanya saja, Nita, tidak mau melaporkan peristiwa yang di alami ini kepihak berwajib. "Bikin ribet saja, kalo dilaporkan ke pihak polisi. Biarin saja, untuk lebih hati-hati ke depannya," kata Nita.
Kapolsek Pangkalan Kerinci, Kompol Razif, belum mengetehui adanya peredaran uang palsu ini. "Nantilah, kita cek dulu," ujar wartawan Ahad (19/04).
Namun Kapolsek tetap berpesan kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam melakukan transaksi jual-beli. "Dengan adanya informasi ini, saya meminta untuk lebih berhati-hati dalam transaksi keuangan," harapnya. [ip]

