Mau jenguk Mario si Penyusup ke Jakarta, Keluarga tak punya duit

Mau jenguk Mario si Penyusup ke Jakarta, Keluarga tak punya duit

Cuplikan Status Facebook Mario Steven Ambarita | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pekanbaru - Manahan Ambarita (62) mengaku kaget mendengar kabar dari media setelah aksi nekat anaknya Mario Steven Ambarita (21) tiba di Bandara Soekarno-Hatta dengan menyusup di rongga roda pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA-177 jenis Boeing 737-800.

Manahan Ambarita berharap agar pemerintah khususnya Angkasa Pura merawat anaknya yang dalam kondisi memprihatinkan itu. Pihak keluarga tidak bisa menjenguk Mario karena terkendala biaya.

"Kami mau aja pergi ke Jakarta. Tapi tidak ada biaya. Di sana juga tidak ada keluarga. Kami berharap pemerintah merawat Mario," kata ayahanda, Rabu (08/04/15).

Selama ini, setelah tamat Sekolah Menengah Atas (SMA), Mario tidak memiliki pekerjaan tetap dan hanya sering ke warnet. Sang ayah mengaku Mario tidak pernah bercerita tentang niatnya berangkat ke Jakarta dengan cara yang salah.

"Dia tak pernah cerita. Selama ini, dia sering main di warnet. Dia itu ingin mencari kerja. Mario sempat bekerja serabutan, seperti kerja di toko dan kerja bangunan. Dia juga mau saja kuliah, tapi kami tidak punya biaya," kata Mahanan.

Manahan mengaku berdomisili di Kecamatan Bagan Sinembah, Rokan Hilir (Rohil) Riau juga tempat dimana Mario berasal hanya berharap agar anak pertamanya dari lima bersaudara itu dalam kondisi sehat.

"Kami hanya menyaksikan dari tv. Semoga Mario sehat-sehat saja. Ibunya masih shock semenjak mendengar kejadian itu," keluh Manahan.

Sementara itu, di facebook Mario Stephen Ambarita Part II, status bertuliskan "Mamak aku sekarang di Jakarta. Terkenal aku mak" tulis Mario sekitar pukul 12.38 WIB, Rabu (08/04/15). Namun, soal apa benar Mario sendiri yang update status itu belum bisa dipastikan. [Pan]