Terpilih Secara Aklamasi dalam Muscab
Pandapotan Sitanggang jadi ketua Pemuda Katholik kota Pekanbaru

Ketua Terpilih Pemuda Katholik Kota Pekanbaru Pandapotan Sitanggang bersama Peserta Muscab | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Pandapotan Sitanggang SP, terpilih sebagai Ketua Pemuda Katholik (PK) Komisariat Cabang (Komcab) Kota Pekanbaru periode 2015 - 2018 dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar, Sabtu (21/03/15). Pandapotan akan menggantikan Edigia Sembiring.
Ketua Panitia Muscab Pemuda Katholik Kota Pekanbaru Johannes Gultom mengatakan, dalam Muscab yang dihadiri 5 (lima) utusan Anak Cabang yaitu Kecamatan Sail, Tampan, Payung Sekaki, Pekanbaru Kota, dan Sukajadi, Pandapotan terpilih secara aklamasi.
"Pandapotan terpilih secara aklamasi, seluruh utusan Anak Cabang telah memutuskan," kata Johannes, Minggu (22/03/15).
Atas keputusan itu, Ketua Terpilih Pandapotan menyatakan akan segera berusaha memperbaiki organisasi ke arah yang lebih baik. Diakuinya, keinginannya mau menjadi Ketua PK kota pekanbaru berangkat dari keprihatinan terhadap organisasi yang selama ini menurutnya masih jalan ditempat. Bahkan, di internal gereja sendiri, katanya, PK belum mampu memberi manfaat yang diinginkan.
"Saya sangat berterima kasih dengan kepercayaan yang diberikan untuk memimpin Pemuda Katoli. Kepercayaan ini takkan saya sia-siakan. Kita harapkan pengurus PK kedepan memimpin pemuda menjadi sosok yang berani," kata Pandapotan yang akrab dipanggil Jorbut ini.
Ia berjanji selama memimpin Pemuda Katolik akan tetap memperjuangkan kepentingan rakyat dan membantu pemerintah dalam mensukseskan pembangunan demi kemajuan daerah.
"Jika kebijakan pemerintah untuk mensejahterakan rakyat akan kita dukung. Namun, yang menyengsarakan akan kami kritisi," ujarnya.
Selain itu, Ia berharap Pemuda Katolik tetap eksis dalam menyuarakan kebenaran dan memperjuangkan serta membela kepentingan masyarakat banyak.
Sementara itu, Sekretaris Pengurus Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik Provinsi Riau, Lorensius Purba yang berharap, pengurus PK Kota Pekanbaru harus mampu menyikapi situasi yang berkembang setiap saat.
"Pemuda Katolik harus tetap kritis. Sebab, sebagai organisasi yang sudah tua berdiri di Indonesia, Pemuda Katholik diharapkan menjadi pelaku penggerak pembangunan," tegas Lorensius.
Agar dapat berjalan efektif, Lorensius meminta Ketua Terpilih secepatnya menyusun kepengurusan agar segera dilakukan pelantikan. "Secepatnya, jadi biar organisasi bisa berjalan," kata Loren. [red]

