Astaga! Kapal ponton kayu lindas perahu nelayan Sungai Kampar, Ibu dan anak hilang

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pelalawan - Narsih (32) berserta anaknya Muhammad Reza (4) hilang setelah perahu mereka terbalik lantaran ditabrak oleh kapal ponton yang biasa mengangkut kayu balak diduga milik PT Riau Andalan Purp and Paper (RAPP) yang sedang melintas di wilayah perairan Desa Tolam Kecamatan Pelalawan kabupaten Pelalawan, Sabtu (21/03/15) malam.
Hingga kini, sejumlah warga dan nelayan tengah mencari kedua korban yang hilang di Sungai Kampar tersebut.
"Kami bersama pemerintah kecamatan dan warga masih melakukan pencarian. Saya juga sudah menelpon Basarnas untuk turun ke lapangan," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Daerah (BPBPKD) Kabupaten Pelalawan, Abu Bakar, Minggu (22/03/15).
Informasi yang dirangkum, kejadian di Sungai Kampar ini berawal ketika Sarbini (34) mengajak istrinya Narsih dan anaknya Muhammad Reza mencari udang dengan perahu kayu bermotor ke Sungai Kampar tepatnya di Desa Tolam.
Setelah sampai di Tempat Kejadian Pekara (TKP), Sarbini berniat mencari udang ke arah laut yang berbatasan dengan sungai menggunakan sampan. Sarbini mengayuh sampai ke laut dan meninggalkan anak serta istrinya diatas kapal yang ditambat di tepi sungai.
Tiba-tiba, datang satu unit kapal ponton berukuran besar melintas dengan mengambil jalur terlalu ke tepi dan menabrak kapal yang ditumpangi Narsih dan Reza yang ditambat itu. Tak pelak kapalnya karam dan tenggelam ke dasar sungai setelah dilindas, hingga akhirnya Narsih dan anaknya hilang. [Pan]

