Polisi Bantah Darwin Overdosis di Sel Tahanan
Infeksi Saluran Kantong Kemih Bikin Darwin Tewas

Ilustrasi Tahanan Tewas di Sel | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Pekanbaru - Kematian Darwin (39) warga jalan Tiung, RT1/RW6, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Sukajadi Pekanbaru di Sel Tahanan Mapolsek Rumbai Pesisir pada Rabu (06/08/2014) kemarin, ternyata bukan karena overdosis, melainkan lantaran terkena infeksi saluran kantong kemih.
Ramai diberitakan sebelumnya, Darwin yang merupakan tersangka kasus kepemilikan sabu ditemukan tewas di sel tahanan akibat overdosis mengkonsumsi narkoba.
Hal tersebut langsung diungkapkan Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert Hariyanto kepada awak media, Rabu (07/08/2014) siang untuk mengklarifikasi pemberitaan yang ada sebelumnya.
"Berdasarkan hasil visum di rumah sakit Bhayangkara, tersangka Darwin meninggal akibat infeksi kantung kemih. Namun, dari hasil tes urine dan darah, tersangka memang positif menggunakan Narkoba," ungkapnya.
Saat akan dilangsungkan pemakaman, lanjut Robert, pihak kepolisian ingin ikut menghadiri, namun pihak keluarga menolak kehadiran polisi. Alasannya, takut akan adanya tanggapan miring dari masyarakat.
"Saat ingin dilakukan pemakaman, pihak Kepolisian ingin menghadiri. Akan tetapi pihak keluarga Darwin menolak lantaran takut akan tanggapan miring dari masyarakat," tutup Robert. [pan]
Ramai diberitakan sebelumnya, Darwin yang merupakan tersangka kasus kepemilikan sabu ditemukan tewas di sel tahanan akibat overdosis mengkonsumsi narkoba.
Hal tersebut langsung diungkapkan Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert Hariyanto kepada awak media, Rabu (07/08/2014) siang untuk mengklarifikasi pemberitaan yang ada sebelumnya.
"Berdasarkan hasil visum di rumah sakit Bhayangkara, tersangka Darwin meninggal akibat infeksi kantung kemih. Namun, dari hasil tes urine dan darah, tersangka memang positif menggunakan Narkoba," ungkapnya.
Saat akan dilangsungkan pemakaman, lanjut Robert, pihak kepolisian ingin ikut menghadiri, namun pihak keluarga menolak kehadiran polisi. Alasannya, takut akan adanya tanggapan miring dari masyarakat.
"Saat ingin dilakukan pemakaman, pihak Kepolisian ingin menghadiri. Akan tetapi pihak keluarga Darwin menolak lantaran takut akan tanggapan miring dari masyarakat," tutup Robert. [pan]

