Propam Polda Riau gelar tes urine, 86 personil negatif narkoba

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Pasca meninggalnya Brigadir Megi Satria akibat over dosis saat mengkinsumsi narkoba jenis sabu bersama dua rekannya Bripda Beni dan Brigadir Roni. Polda Riau langsung melakukan tes urine berjamaah, Senin (16/2). Namun, setelah Bid Propam Polda Riau melakukan tes urine tersebut, sebanyak 86 personil negatif narkoba.
Kasubbid Provost Propam Polda Riau Kompol Zalukhu mengatakan, dari 86 anggota tersebut, 74 diantaranya yang bertugas di Bid Propam Polda, serta 12 lainnya bertugas di Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau.
"Benar, semua sudah kita tes urine, dan hasilnya negatif. Anggota yang dites ini diacak, sehingga memang kita setting secara dadakan," ujar Zalukhu.
Kompol Zalukhu tak menampik, bila pemeriksaan ini sebagai tindak lanjut usai meninggalnya Brigadir Megi Satria Jumat (13/2) lalu akibat OD penggunaan Sabu-sabu.
"Itu juga salahsatu tujuannya, jika ada yang kedapatan, kita tindak tegas, jangan sampai ada anggota lain yang terlibat kasus penggunaan narkoba," kata dia.
Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Hermansyah mengatakan, dilakukannya tes urine bertujuan untuk antisipasi kenakalan umum penyalahgunaan narkoba. Tujuannya, agar anggotanya tidak melakukan penyimpangan khususnya penyalahgunaan narkoba.
"Kita tindak lanjuti berupa pengawasan, salah satunya tes urine. Jika ada hasilnya positif akan ditindak tegas. Ini sesuai petunjuk pimpinan seperti proses hukum dan kode etik," jelas Hermansyah.

