Saksi : Tinggal Serumah, Korban Ngaku Istrinya Pelaku
Aipda JR, Pelaku Pembunuh Janda Tua di Rohil tak ikut reka ulang

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Bagan Siapi-api - Bekas Kanit Reskrim Polsek Sinaboi Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Aipda Jahendra Rajagukguk ternyata mengenal baik Eka Farida (50), janda yang bekerja sebagai tukang pijit yang ditemukan tewas dekat Jembatan Bagan Tanjung, Jalan Poros Sinaboi Rt 05 Desa Sei Bakau, Kecamatan Sinaboi, Kamis (30/10/14) lalu.
Hal itu diketahui dari hasil rekonstruksi alias reka ulang kejadian dalam kasus pembunuhan wanita itu. Sebelum meninggal, korban sering bertemu Jahendra di rumah kontrakannya Jalan Kecamatan Bagan Punak, Kecamatan Bangko, Bagansiapiapi.
"Korban sering numpang ngecas di rumah saya, korban bilang, dia sama suaminya seorang polisi yang tinggal dikontrakan sebelah," ujar saksi Rahmad, usai adegan rekontruksi dikediamannya, Senin (12/1).
Reka ulang kejadian perkara yang digelar Polres Rohil di dua lokasi terpisah, di Kota Bagansiapiapi, turut menghadirkan tersangka Aipda Jahendra Rajagukguk mantan Kanitres Sinaboi dan dua orang saksi
Dalam reka ulang pertama dilakukan di jalan Sekip kelurahan Bagan Hulu sekitar pukul 16.00 WIB. Disana memperlihatkan tersangka awalnya berurusan dengan pemilik rumah kontrakan bernama Jubai dan berencana akan menyewanya.
Rekontruksi kedua dilanjutkan didekat rumah kontrakannya di jalan Kecamatan, RT 11 RW 10 kelurahan Bagan Punak. Senin (12/01/15), sekira pukul 16.30 Wib. Dalam adegan itu, sosok korban yang diperagakan seorang wanita diketahui sempat singgah di rumah tetangga sebelah kost tersangka.
Ternyata, korban sering mengaku kalau hubungan dirinya dengan tersangka sebagai suami isteri. Didalam rumah, korban sempat berkata ingin jalan ke Duri, Kabupaten Bengkalis dengan tersangka, hingga keduanya pergi dengan mengendarai sepeda motor mio.
Namun, ada kejanggalan dalam adegan rekontruksi itu. Dimana Jahendra enggan berperan sebagai sosok pelaku dan hanya diam berdiri diluar area TKP dengan kedua tangan diborgol dan dikawal beberapa aparat polisi.
Seorang saksi, Rahmat (34), menuturkan bahwa, sosok korban Eka Farida cepat akrab dengan keluarga mereka. "Dia ke sini kalau ada keperluan untuk menumpang mengecas handphone, sebab rumah kontrakan itu belum ada listriknya," katanya.
Seingat saksi, korban Farida sudah tiga kali datang ke rumahnya untuk keperluan menumpang cas handphone atau pun berbincang-bincang dengan isteri Rahmat.
Namun, mengenai sosok tersangka, kata Rahmat, terlalu tertutup. "Masuk ke kost kalau tak salah hari Jumat waktu itu dan Jumat besoknya terjadilah kasus pembunuhan di Sei Bakau," terangnya.
Selain itu, Rahmat mengaku tak begitu mengenal sosok tersangka, lantaran dirinya enggan untuk akrab begitu mengetahui tersangka seorang polisi. Selain itu tersangka juga jarang di kost karena pulang dan pergi hanya dalam waktu sebentar.
Kapolres Rohil AKBP Subiantoro, membenarkan adanya rekonstruksi tersebut yang selanjutnya, untuk kegiatan rekonstruksi melibatkan polsek Sinaboi.
Pemberitaan sebelumnya, diketahui korban Farida ditemukan tewas di dekat Jembatan di kepenghuluan Sei Bakau dengan kondisi penuh luka. Korban sempat di bawa ke puskesmas Sinaboi dan juga ke RSUD Pratomo, Bagansiapiapi.
Belakangan terungkap pelakunya oknum polisi yang saat itu kanitreskrim Sinaboi Jahendar. Pasca kejadian, tersangka telah kabur ke Sumatera Utara keberadaannya diketahui di jalan Lintas Negeri Alam, dusun I Aek Nabara, kecamatan Bangkalan, Labuhan Batu Sumut kemudian ditangkap dan ditahan di mapolres Rohil. [red]

