5 Pemuda bejat di Kuansing culik, ancam dan perkosa Bidan Desa

5 Pemuda bejat di Kuansing culik, ancam dan perkosa Bidan Desa

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pekanbaru - NE (24), bidan bidan desa di kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) terpaksa menahan pahitnya derita yang dialami setelah menjadi korban keganasan seksual 5 pemuda di kampungnya yang nekat memperkosanya secara bergiliran.

Parahnya, karena mendapat ancaman dari pelaku, sang bidan baru berani melapor ke polisi pada awal Januari 2015, padahal kejadian tersebut pada Oktober 2014.

"Setelah mendapat laporan, petugas Polres Kuansing langsung menangkap 2 orang pelaku pemerkosaan, pemerasan yang disertai pengancaman itu, sementara 3 pelaku lainnya masih dikejar," ujar Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, Senin (12/01/15).

Bahkan, dua pemuda yang melakukan pemerkosaan disertai perampokan itu masih remaja, lebih muda dari usia korban. Keduanya yakni Izhar Saputra dan Diki Nanda yang masing-masing berusia 19 tahun.

"Kedua pelaku sudah diamankan polisi dari rumahnya di Kelurahann Muara Lembu pada Minggu (11/01/15), sekitar pukul 15.00 WIB kemarin," kata Guntur.

Penangkapan tersebut atas penyelidikan yang dilakukan berdasarkan LP No pol 01/I/2015/ Riau /Res Kuansing/Sek Singingi, tentang tindak pidana pemerkosaan dan pemerasan.

Saat ini, kedua pelaku itu diamankan ke Sel Tahanan Mapolres Kuansing guna menjalani pemeriksaan lanjutan. "Sementara, 3 pelaku lainnya masih buron," jelas Guntur.

Sebelumnya pada awal Oktober 2014 lalu, 5 orang pelaku ini tega memperkosa dan menggilir NE yang berprofesi sebagai bidan desa. Modusnya, korban dibawa kerumah salah seorang diantaranya dan disekap serta diancam agar mau memenuhi keinginan mereka.

Gadis muda itu tak berdaya dan takut dengan ancaman mereka, tak ayal ia pun terpaksa menjadi bulan bulanan nafsu setan kelima pelaku secara bergantian. Bahkan parahnya lagi, usai memperkosa, pelaku malah meminta paksa barang berupa cincin dan kalung serta laptop milik korban.

Jika tidak mau, pelaku mengancam akan menyebarkan aib tersebut kepada seluruh warga kampung. Takut malu, korban menuruti semua permintaan kelima pelaku yang berdomisili tak jauh dari rumahnya itu. [Pan]

Tags :# hukum