Astaga! Pake tali ayunan anaknya, Marudut Tewas gantung diri

Ilustrasi | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Pekanbaru - Korli Nadeak, warga Perumahan Karyawan PT Bagas Indah Perkasa Desa Pauh Ranap Kecamatan Peranap Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), seketika histeris saat melihat suaminya, Marudut Siregar (19), meregang nyawa di dalam kamar, Kamis (04/12/14) sekitar pukul 12.00 WIB.
Sang suami, ditemukannya tewas tergantung di langit-langit kamar. Diduga, Marudut mengakhiri hidupnya dengan menggunakan tali nilon dari ayunan anaknya. Belum diketahui apa penyebab Marudut nekad bunuh diri.
Sebelum ditemukan tewas, tak ada hal aneh terlihat dari sang suami, ia bersikap wajar seperti kesehariannya. Tak diketahui pula apa pemicunya, hingga Marudut akhirnya memutuskan untuk gantung diri.
Beberapa jam usai kejadian, sekitar pukul 16.30 WIB, kepolisian sektor (Polsek) Peranap dan dokter puskesmas Peranap segera melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Diketahui, Marudut tewas dalam posisi terikat tali simpul, dengan lidah menjulur dimana air sperma serta kotorannya keluar.
"Benar, hasil olah TKP, untuk sementara korban diduga bunuh diri dengan cara gantung diri dengan menggunakan tali nilon sepanjang 2,5 meter. Kita segera evakuasi korban ke Puskesmas untuk autopsi, lalu diserahkan kembali kepada keluarga untuk disemayamkan," papar Kepala Bidang Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, Jumat (5/12/14).
Selain jenazah korban, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa celana levis panjang warna biru, celana dalam dan tali nilon 2,5 meter.
Jenazah Marudut, direncanakan akan dibawa ke Tapanuli Utara, dengan menggunakan Ambulance puskesmas Peranap. [Pan]

