Ini Dia Identitas dan Nama Pria di Pekanbaru yang Meninggal Dalam Kamar Kos

Warga sekitar rumah kontrakan Jalan Kereta Api Gang Buntu No. 4 RT 003 RW 10 Kelurahan Tangkerang Tengah Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru, dikagetkan atas temuan mayat bernama Arifin (60), Rabu (18/5/2022) siang/ Foto: Tim Opsnal Polsek Bukitraya
Beritariau.com, Pekanbaru – Warga sekitar rumah kontrakan Jalan Kereta Api Gang Buntu No. 4 RT 003 RW 10 Kelurahan Tangkerang Tengah Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru, dikagetkan atas temuan mayat bernama Arifin (60), Rabu (18/5/2022) siang.
Korban ditemukan berawal dari kedatangan Oyon, yang mengaku sebagai rekannya bekerja bangunan.
Kapolsek Bukit Raya, AKP Achda Feri, melalui Kanit Reskrim, Iptu Dodi Vivino, kepada beritariau.com, menjelaskan, pihaknya turun ke lokasi setelah mendapat kabar salah satu warga ditemukan meninggal dunia.
Menurut Maria tetangga korban mengatakan, sebelumnya datang Oyon temannya sekitar pukul 07.30 WIB sambil mengetok pintu, namun tidak ada jawaban.
Merespon Oyon, kepada temannya Maria tetangga korban mengatakan, “Mungkin pemilik rumah sedang keluar”. Setelah itu rekan korban langsung pergi.
Sekitar pukul 11.00 WIB Maria yang hendak keluar rumah curiga melihat banyak lalat dari arah rumah kontrakan korban dan aroma tidak sedap hinggap ke hidungnya.
Maria lantas mengatakan apa yang dirasakannya ke Iswahyudi, selanjutnya langsung dilaporkan kepada Nasmar pemilik kontrakan dan meminta izin mendobrak pintu.
Setelah diizinkan, pintu langsung didobrak dan saksi melihat korban sudah meninggal dunia dengan kondisi badan telah menggembung.
Dari lokasi, Iswahyudi langsung menghubungi Ketua RW 10 dan pihak Kepolisian dalam hal ini Polsek Bukit Raya.
Iptu Dodi Vivino mengatakan, setelah dilaporkan pihaknya langsung datang ke lokasi melakukan olah TKP.
Salah satu saksi yang turut melihat korban bernama Edi Ridho merupakan pemilik rumah makan mengatakan, Senin (16/5/2022) malam masih sempat bertemu korban.
“Kepada saksi ini Arifin (korban) sempat datang dan meminta air dan menceritakan sedang mengalami sakit atau kurang enak badan karena lelah bekerja sebagai buruh bangunan,” jelas Dodi.
Saat pertama kali ditemukan korban sedang menggunakan baju kaos berkerah warna merah dan celana pendek warna biru serta menggunakan kaos kaki warna kuning.
Sedangkan, barang-barang lain yang ditemukan dikamar korban yaitu 2 Unit Hp merk Trawberry Warna Hitam dan Warna Hijau, 2 dompet.
Menurut Dodi, dugaan sementara dari hasil pemeriksaan luar. Kematian korban diperkirakan telah terjadi sekitar 2 hari.
Ditanya dugaan penyebab kematian, Dodi mengatakan diduga karena sakit yang dialaminya sesuai penuturan saksi-saksi.
"Tidak ada tanda-tanda kekerasan, informasi sakit enak badan sebelumnya," ujar Dodi.
"Kita akan coba cari pihak keluarganya," tambah Dodi menutup penjelasannya. (Hen)

