Pekanbaru Dilanda Banjir dan Longsor, BPBD Dirikan Tenda

Pekanbaru Dilanda Banjir dan Longsor, BPBD Dirikan Tenda

BPBD Pekanbaru bantu korban di sejumlah lokasi terdampak tanah longsor dan banjir - Pekanbaru.go.id

Beritariau.com, Pekanbaru - Satuan Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru melakukan pemantauan di sejumlah lokasi terdampak tanah longsor dan banjir. Kejadian tanah longsor dan banjir disebabkan hujan deras yang melanda Kota Pekanbaru pada 14 April 2022.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pekanbaru Zarman Candra mengatakan, pihaknya membantu warga yang terdampak tanah longsor di beberapa lokasi. Satgas BPBD juga mendirikan tenda pengungsian.

"Adapun lokasi yang terdampak ialah tanah longsor yang terjadi di Jalan Merpati, Tenayan Raya. Lalu banjir yang terjadi di Jalan Cengkeh tepatnya di Perumahan Mande Villa, Tangkerang Labuai, Bukit Raya," kata Zarman, Sabtu (16/04/22).

Banjir juga terjadi di Jalan As Sakinah tepatnya di Perumahan Fauzan, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya. Banjir di daerah Sungai Batak, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Sail.

Banjir di Jalan Dwikora, Suka Maju, Sail. Banjir di Jalan Bambu Kuning, Rejosari, Tenayan Raya. Banjir di Jalan Sumber Sari, Tanjung Rhu, Limapuluh. Terakhir, banjir di Jalan Sakuntala, Gang Kencana (dekat Perumahan Attaya), Tangkerang Utara, Bukit Raya.

"Kami sudah membantu para warga yang terdampak tanah longsor dan banjir dengan memberikan bantuan. Kami mengevakuasi warga yang masih terjebak di dalam rumah," ujar Zarman.

BPBD meminjamkan perahu kepada warga untuk mengungsi. BPBD memasang tenda darurat pengungsian, serta memantau secara terus menerus di lokasi kejadian.

"Jika anda terdampak bencana dan membutuhkan bantuan BPBD Kota Pekanbaru bisa menghubungi call center 08117651464," sebut Zarman.

Sebelumnya dilaporkan, kondisi curah hujan yang tinggi membuat sungai sail meluap dan menggenangi ratusan perumahan warga di Jalan Cengkeh, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, Jumat (15/4/2022)

Pantauan Beritariau.com, kibat banjir ini, tim BPBD menurunkan perahu karet untuk membantu mengungsikan ratusan KK di perumahan tersebut. Banjir ini menggenangi ratusan rumah warga hampir setinggi 1 meter.

Menurut warga sekitar, Rustam, kondisi banjir ini sering terjadi apabila musim hujan dengan intensitas tinggi tiba. Baginya, langganan banjir sudah hal yang biasa.

"Sepuluh tahun lalu nggak pernah banjir, mendekati beberapa tahun ini sering banjir, ya kayak ginilah semua repot," ujar Rustam.

Bahkan, banjir yang meluap perumahan warga ini diselingi oleh munculnya hewan melata seperti ular, biawak dan lintah. (*)