Ipda Nadya Ayu Nurlia dan Ipda Imam Agus Husein

Memilukan Hati! Kisah Cinta Kapolsek di Riau Terpisah Selamanya Dengan Kekasih Karena Unjukrasa

Memilukan Hati! Kisah Cinta Kapolsek di Riau Terpisah Selamanya Dengan Kekasih Karena Unjukrasa

INSET - Ipda Imam Agus Husein dan Ipda Nadya Ayu Nurlia | Sumber : Tribunnews

Beritariau.com - Sosok wanita muda ini tampak tetap tegar. Namun, matanya yang sembab dan berkaca-kaca sambil mendekap erat bingkai foto, tidak bisa membohongi perasaannya betapa Ia kehilangan sosok pria yang di foto itu.

Wanita itu adalah Ipda Nadya Ayu Nurlia. Ia merupakan Kapolsek Batang Gangsal Resor Indragiri Hulu (Inhu) Polda Riau dan menjadi Kapolsek termuda usia 23 tahun.

Betapa tidak hatinya terpukul. Rencananya menikah dengan sosok pria di foto itu belum jadi takdirnya. Justru Ia ikut mengantarkan jenazah Iptu Anumerta Imam Agus Husein ke pemakamannya, pria dalam foto itu

Imam adalah Perwira Brimob Polda Sulawesi Tengara (Sultra) yang meninggal dunia usai menjalani perawatan dalam insiden pengamanan aksi di Kendari, Sulawesi Tenggara pada 11 April 2022 lalu.

Ya, Imam adalah calon suaminya.

Dilansir dari tribunnews.com, sejak dari rumah duka di Jalan Bakti ABRI, Kelurahan II Panyabungan, Kecamatan Panyabungan Kota, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, Nadya selalu mendekap foto Imam.

Bahkan, saat acara pemakaman yang berdurasi sekitar 1 jam lebih tersebut, foto Imam tak pernah lepas dari dekapannya.

Sepanjang acara, mulai dari rumah duka hingga pemakaman, ia tetap berada pada barisan keluarga bersama dengan ibu dan saudari almarhum.

Secara bergantian, keluarga dan kerabat menyalaminya sambil menyampaikan turut berbelasungkawa. Ia juga terlihat sangat dekat dengan ibunda Imam.

Saat menabur bunga di atas makam almarhum, ia terlihat menitikkan air mata dan sesekali menyekanya dengan kerudung. Sesekali ia menundukkan kepala sambil memegang erat foto almarhum.

Dilaporkan, sebelum meninggal dunia, Ipda Imam sempat terbentur pintu mobil taktis di bagian dada kirinya. Ia mengeluhkan sesak napas dan nyeri diketahui langsung gelisah dan kadar oksigennya menurun pada 15.50 wita di Rumah Sakit Bhayangkara. Ia dinyatakan meninggal dunia pada pukul 17.30 Wita.

Irfan Syukri Tanjung, kakak Ipda Imam Agus Husein, menyatakan, "Adik saya, Imam adalah orang yang tegas".

"Ia punya mimpi dan bisa ditanya kepada siapa ia pernah cerita bahwa setiap tahun ada yang masuk Akpol dari Kabupaten Mandailing Natal ini," sebut Irfan.

Kapolres Benarkan Rencana Menikah

Adanya hubungan asmara antara Imam dan Nadya dibenarkan oleh Kapolres Inhu AKBP Bachtiar Alponso.

"Iya (ada hubungan asmara)," akui Bachtiar saat dikonfirmasi Kompas.com beberapa waktu lalu.

Imam dan Nadya ternyata sudah melakukan lamaran dan segera menikah. Namun, Bachtiar tak mengetahui jadwal anggotanya itu akan menikah dengan Imam.

"Ya, katanya mau menikah. Tapi kurang tahu kapan," ujar Bachtiar.

Nadya sempat meminta izin kepada Bachtiar untuk menengok jasad kekasihnya itu ke Mandailing Natal, Sumut. Nadya saat itu terlihat sangat terpukul setelah mendapat kabar calon suaminya meninggal dunia.

"Dia minta izin ke Mandailing Natal. Dia sangat sedih," sebut Bachtiar. (*)

Terkait