Tim Gabungan Tangkap dan Ungkap Motif Pembunuhan Pensiunan Chevron di Bengkalis

Tim Gabungan Tangkap dan Ungkap Motif Pembunuhan Pensiunan Chevron di Bengkalis

Tim Gabungan Jatanras Polda Riau dan Satreskrim Polres Bengkalis menangkap pelaku pembunuhan pensiunan Chevron.

Beritariau.com, Pekanbaru - Apa motif tewasnya Helmi Syam, pensiunan Chevron yang ditemukan tewas diareal perkebunan sawit KM 22 Desa Petani, pada Rabu (10/11/2021) kemarin. Berhasil diungkap Tim gabungan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dibackup Jatantras Ditreksrimum Polda Riau.

Hal ini terungkap setelah tim gabungan menangkap terduga pelaku inisial AP (20) yang dilakukan di tempat persembunyiannya di Perhentian Raja, Kampar.

Kapolres Bengkalis, AKBP Hendra Gunawan, Ahad (14/11/2021) mengatakan, pelaku ditangkap setelah tim gabungan Satreskrim bersama tim Jatantras Polda Riau, melakukan serangkaian penyelidikan.

"Benar pelaku telah ditangkap tim gabungan. Besok kita gelar konfrensi pers," kata Kapolres.

Pelaku kata Kapolres, juga mengakui perbuatannya saat dilakukan penangkapan ditempat persembunyiannya.

"Pelaku mengaku membunuh korban, dilatarbelakangi permasalahan tidak terima dikutip korban. Karena sakit hati, pelaku merencanakan pembunuhan," ungkap Kapolres.

Setelah korban tewas, pelaku membawa kabur barang-barang berharga korban hingga kendaraan roda empat.

Sebelum terungkap, awalnya ditemukan sosok mayat tanpa identitas diduga korban pada Rabu (10/11/2021) siang diareal perkebunan sawit KM 22 Desa Petani.

Belakangan diketahui identitas korban bernama H Elmi Syam (60) yang merupakan mantan pensiunan PT Chevron Pasifik Indonesia (CPI). Setelah Sulfia (46) istri korban, membuat laporan ke Polres Bengkalis pada Rabu (10/11/2021),  bahwa suaminya tidak pulang sejak Selasa (9/11/2021) kemarin. 

Isi laporan korban menyebutkan, korban pamit pergi ke kebun miliknya di Simpang ABC Duri XIII kulim, Desa Bumbung, Kecamatan Bhatin Solapan mengunakan mobil RA merek Mitsubishi type L300.

Istrinya mengatakan, putus kontak dan handphonenya tidak bisa dihubungi setelah mengatakan, akan membawa karyawan baru untuk bekerja dikebun sawit miliknya dan menjual buah sawit hasil panen ke RAM Hunter jalan Lintas Duri-Dumai Desa Bumbung.***