Ini Penampakan Pengantar Air Galon Ditangkap Menjambret

RF alias Riski pelaku jambret saat diinterogasi penyidik Polsek Bukit Raya

Beritariau.com, Pekanbaru -RF alias Riski (26) warga Jalan Kartama, Kecamatan Marpoyan Damai, merasakan keganasan masyarakat. Karena pelariannya usai menjambret digagalkan warga Jalan Kartama.

Sebelumnya, pria yang sehari-harinya bekerja sebagai pengantar air galon ini, diamankan warga, pada Ahad (11/7/2021) setelah korbannya Dhiya Ayu Shabrina (18) berteriak minta tolong.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Nandang Mu'min Wijaya, melalui Kanit Reskrim Iptu Abdul Halim SE mengatakan, tersangka ini ditangkap pada Ahad (11/7/2021) tak lama setelah beraksi.

Kronologis penangkapan dilakukan, setelah dihari yang sama sekitar pukul 10.00 WIB, korban bersama orangtuanya mengendarai sepeda motor dalam perjalanan menuju Jalan Kartama. 

Dipertengahan jalan, tiba-tiba datang pelaku dari arah belakang langsung menghampiri motor korban dari samping kanan dan langsung menarik tas berisi Hp. Kemudian melarikan diri.

Sempat Dhiya Ayu Shabrina dan ibunya langsung berteriak jambret sambil meminta tolong. Sehingga warga sekitar merespon dan mengejar pelaku.

Karena terdesak warga, pelaku akhirnya tertangkap dan sempat menjadi bulan-bulanan.

Salah satu warga yang ada dilokasi, kemudian langsung melaporkan pihaknya telah mengamankan pelaku jambret. 

Mendengar laporan warga tersebut, Kapolsek Bukit Raya AKP Arry Prasetyo SH MH langsung memerintahkan Kanit Reskrim Iptu Abdul Halim mengutus anggota ke lokasi.

Selanjutnya, Panit II Reskrim Ipda Hasriyal bersama Tim Opsnal datang ke lokasi untuk mengamankan tersangka.

''Saat diintrogasi tersangka mengakui perbuatannya, dan langsung dibawa ke Mapolsek untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,'' kata Abdul Halim.

Pengakuan tersangka kata Abdul Halim, juga didukung dari barang bukti milik korban yang masih berada ditangan pelaku.

''Untuk barang bukti yang diamankan 1 motor untuk menjambret dan tas H&M warna hitam milik korban,'' jelas Abdul Halim.

Abdul Halim juga memberikan himbauan, jika ada warga yang merasa pernah di jambret pelaku agar dapat melaporkannya.***

Terkait