Sempat Gelar Aksi Mogok Kerja

Bonus tak dibayar, Karyawan PT Salim Ivomas Pratama unjukrasa

Karyawan PT Salim Ivomas Pratama (SIMP) yang tergabung dalam F.SPPP-K.SPSI AGN Rokan Hilir gelar unjuk rasa, Jumat (09/07/21).

Beritariau.com, Balai Jaya - Pasca dilakukannya aksi mogok kerja beberapa waktu lalu, namun bonus kinerja tahun 2020 tak kunjung juga dibayar, ratusan karyawan PT Salim Ivomas Pratama (SIMP) yang tergabung dalam F.SPPP-K.SPSI AGN Rokan Hilir, gelar unjuk rasa.

Unjuk rasa menyampaikan pendapat dimuka umum itu dilaksanakan di Tiga titik yakni di PKS Kayangan, Kepenghuluan Balam Sempurna, PKS Sungai Dua Kelurahan Balai Jaya dan PKS Balam Kepenghuluan Balam Sempurna Kecamatan Balai Jaya Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Kamis (08/07/2021).

Ketua PC F.SPPP-KSPSI AGN Rohil, Suhaimi Tanjung dalam keterangan tertulisnya membenarkan giat orasi itu sebagai bentuk implementasi dari aksi mogok kerja pada 24-26 Juni lalu menuntut bonus kinerja dibayar 4 bulan upah.

"Dari aksi mogok kerja itu, tidak mendapatkan tanggapan dari management PT SIMP, sehingga kita gelar aksi unjuk rasa ini," terang Suhaimi.

Dijelaskannya, dari Tiga titik kumpul itu, masing-masing berjumlah 50an orang untuk menyampaikan orasi. Untuk Sungai Dua, ia yang langsung memimpin. Sementara untuk Kayangan dipimpin oleh Supriadi dan di Balam orasi dipimpin oleh A Sihotang dengan tetap mematuhi protokol kesehatan covid-19.

"Orasi ini tidak melibatkan seluruh anggota, mengingat situasi saat ini tidak memungkinkan untuk mengumpulkan massa yang lebih besar hal ini terkait dengan Prokes covid 19. Makanya orasi ini dilakukan hanya Pimpinana Cabang (PC), Pimpinan Unit Kerja (PUK) dan Perwakilan Anggota. Anggota yang tidak mengikuti kegiatan orasi tetap bekerja seperti biasa," beber Suhaimi Tanjung.

Dari aksi itu, dengan diprakarsai oleh Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto SH SIK dan jajarannya melaksanakan Tripartit antara serikat pekerja, perusahaan dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Rohil yang dihadiri oleh Kabid Industrial, Juni Rahmat SE. Sementara dari perusahaan dihadiri oleh Area Manager Agronomi (AMA) I, Sudarsono.

"Alhamdulillah, endingnya terjadi Tripartit yang diprakarsai oleh Bapak Kapolres, yang begitu antusias untuk menyelesaikan dan mencari solusi atas permasalahan yang terjadi. Saya selaku pimpinan cabang beserta PUK F.SPPP-K.SPSI AGN Rohil sangat berterimakasih kepada bapak Kapolres," ucap Suhaimi.

Dari hasil Tripartit itu Lanjut Suhaimi, pihak Disnaker Rohil meminta perusahaan untuk membayar bonus kinerja tahun 2020 4 bulan upah dan dibayarkan pada tanggal 15 Juli serta meminta serikat pekerja untuk membubarkan diri dari aksi unjuk rasa tersebut.

Sementara pihak perusahaan akan menyampaikan hasil pertemuan itu ke management PT SIMP di Jakarta untuk ditindaklanjuti dan akan diberitahukan melalui surat dengan tembusan Disnaker Rohil.

"Kita tunggu saja hasilnya, mudah-mudahan apa yang menjadi harapan karyawan dapat dipenuhi oleh perusahaan," pungkasnya.

Dari aksi unjuk rasa itu, ada pemandangan yang bikin geli bagi siapa yang membaca tulisan di poster yang dibawa beberapa karyawan PT SIMP.

Dari poster tersebut, beberapa diantaranya bertuliskan kalimat yang bikin geli, salah satunya: "Berikan Bonus kami Lunas tanpa dicicil,". "Pekerjaannya serius, eeh bonusnya bercanda,". "Nasib pekerja itu bukan untuk diputar, dijilat lalu dicelupin,". "Jangan matikan keadilan, tapi matikan saja mantan ku,". (iloeng)