Akselerasi dan Manuver yang Cepat
Polda Riau Miliki Kapal Pemburu Cepat (KPC) Lancang Kuning IV-2006

Kapolda Riau saat memecahkan kendi, tanda penggunaan KPC Lancang Kuning IV 2006
Beritariau.com, Pekanbaru - Direktorat Polisi Perairan Kepolisian Daerah Riau, kini memiliki armada baru yang diberi nama Kapal Pemburu Cepat (KPC), Lancang Kuning IV-2006. Dengan peresmian dilakukan Kapolda Riau, Irjen Agung Setia Imam Efendi, Rabu (30/6/2021) siang.
Peresmian dilakukan di tepi Sungai Siak, tempat kapal bersandar. Dengan ditandai dengan pemotongan pita dan pemecahan kendi oleh Kapolda Riau.
Kapolda mengatakan, pemakaian kapal patroli baru milik Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Riau ini, nantinya akan digunakan untuk meningkatkan kinerja pengawasan di wilayah perairan Provinsi Riau.
Pemberian nama kapal baru ini, dalam literature resmi, Lancang Kuning adalah kendaraan Raja untuk mengarungi sungai dan lautan. Terakhir digunakan oleh Sultan Siak yaitu, Datuk Laksamana yang berkedudukan di Bukit Batu.
Budayawan Riau, Tenas Efendi, kata Kapolda, menyebutkan bahwa Lancang berarti kapal besar. Dimana, dahulu Kapal ini juga merupakan komando armada perang di lautan yang dikendalikan laksamana atau Raja.
Sedangkan arti Kuning sendiri merupakan lambang keemasan, kemewahan, kemegahan dan masa keemasan.
''Artinya, Lancang kuning dahulunya merupakan kendaraan/kapal raja-raja untuk mengarungi sungai dan lautan yang disebut Laksmana Raja Dilaut,'' tutur Kapolda.
Selain itu, Lancang kuning juga disebut sebagai pemersatu antara pulau-pulau dalam bentangan rumpun melayu. Dengan demikian Lancang Kuning menandakan Riau sebagai kerajaan melayu yang sangat menguasai maritim.
Keberadaan kapal ini, kedepannya akan dihadapkan dengan tantangan tugas yang semakin berat. Dengan pimpinan Polda Riau mengambil langkah langkah strategis dalam mengantisipasi para pelaku tindak pidana di wilayah hukum perairan Polda Riau.
''Nama KPC Lancang Kuning IV-2006 yang disematkan ini, didasari kemampuan berakselerasi dan bermanuver yang dimiliki kapal itu sendiri, diharapkan dengan pemberian namanya, dapat mengulang kembali kejayaan dan kegemilangan Riau di wilayah maritim,'' harap Irjen Agung.
Agung menambahkan, selain untuk kepentingan tugas kesatuan. KPC Lancang Kuning IV-2006 tersebut, juga nantinya dapat memberikan layanan kepada masyarakat Riau.
Harapan yang sama disampaikan Dirpolairud Polda Riau Kombes Pol Eko Irianto. Menurutnya adanya kapal ini, akan memperkuat armada kapal Ditpolairud Polda Riau yang lain, melaksanakan tugas-tugas kepolisian diwilayah perairan Riau.
''Kapal ini akan kami gunakan untuk meningkatkan efektivitas pengamanan diwilayah perairan Riau,'' sebut Eko.
Perwira Bunga Tiga ini menjelaskan, kapal ini memiliki spesifikasi teknis material GFRP perkuatan serat carbon, penjang keseluruhan 15 M, lebar 4,5 M, tinggi 1,8 M, draft 0,55 M.
''Kecepatannya 35 knot dengan penumpang dan pengemudi 6 orang,'' jelas Eko.
Merincikan fungsi KPC Lancang Kuning IV-2006 sesuai pernyataan Kapolda, Eko menjelaskan, nantinya akan digunakan untuk Preentiv, Preventif, Refresif, sarana SAR dan fasilitas umum membantu masyarakat Riau.
''Dengan spesifikasi kapal ini, tentunya menambah semangat kita untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat,'' sebut Eko.
Rangkaian peresmian diakhiri dengan peragaan kapal KPC Lancang Kuning IV-2006 melintasi Sungai Siak di depan Mako Ditpolairud Polda Riau.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Forkopimda Riau, Wakapolda Riau Brigjen Pol Tabana Bangun, para Pejabat Utama Polda Riau dan dinas instansi terkait.***

