6 Oknum Polisi Dilaporkan ke Bidpropam Polda Riau

Penulis : user | Senin, 03 Mei 2021 - 21:38 WIB

Beritariau.com, Pekanbaru - Sebanyak 6 (enam) oknum anggota kepolisian di Polres Kampar dilaporkan ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Riau karena sewenang wenang terhadap 30-an dari sekira 500 karyawan  PT. Padasa Enam Utama.

Laporan pengaduan dengan nomor SPSP2/28/2021/Propam diadukan tim advokat dari kantor pengacara Riley hosa ( Rian M Bonar, SH, MH, Leyanson Tumpal M Siagian, SH dan Sari br Simangunsong) Senin (3/5/2021).

''Kami mewakili karyawan PT Pasada Enam Utama, Koto Kampar yang diusir paksa dari rumah dinas mereka. Dalam proses itu melibatkan 6 oknum polisi yang bertindak sewenang wenang dan arogan,'' kata Rian M Bonar kepada sejumlah wartawan di pintu lobi Mapolda Riau.

Ditambahkannya,  setidaknya ada 6 personil polisi yang kami laporkan diantaranya Bripka R, Bripka Sihombing dan Bripka Rianto dan beberapa anggotanya. 

Keenam anggota Polda Riau ini ikut mengusir karyawan keluar dari perumahan PT Padasa Enam Utama Koto Kampar. Sebagai bukti pendukung, Tim Kuasa Hukum Riley hosa sudah menyertakannya dalam pengaduan yang diterima staf Bidpropam Brigadir Frontya Moren Westy, SH.

''Sedianya tadi kami ingin berkonsultasi dengan Bapak Kapolda Riau, tetapi beliau masih rapat,'' kata Rian lagi.

Menurut dia, sejumlah oknum aparat kepolisian ini telah datang ke rumah rumah perumahan karyawan dan mengusir mereka ke luar. Padahal, hak hak kewajiban perusahaan terhadap kliennya itu belum direalisasikan.

''Kalau sudah direalisasikan, tentu klien kami bersedia meninggalkan perumahan karyawan PT Padasa,'' tegasnya.

Tim kuasa hukum yang lain, Leyanson Tumpal M Siagian menambahkan, perusahaan PT Padasa Enam Utama diharapkan segera merealisasi hak hak para karyawannya. Karena sebagian besar dari kliennya itu sudah mengabdi kepada perusahaan perkebunan sawit itu puluhan tahun.

''Di tengah Pandemi Covid-19 ini hendaknya pihak perusahaan tidak manambah persoalan baru terhadap klien kami. Kalau mereka memang didiskualifikasi segera selesaikan hak hak karyawan bersangkutan,'' tutupnya. (Den)

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :