Sempat Dihadang Polsek, Pelaku Lepaskan Tembakan

Perampok Gasak Uang Rp113 Juta dari Bendahara Humas Inhu di Depan Kantor

Perampok Gasak Uang Rp113 Juta dari Bendahara Humas Inhu di Depan Kantor

Ilustrasi Perampok Bersenpi | Beritariau.com

Beritariau.com, Rengat - Empat perampok bersenjata api (senpi) beraksi di Kompleks Kantor Bupati Inhu. Kali ini yang menjadi sasaran perampok Bendahara Humas Setdakab Inhu.

Kejadian berawal saat dua orang bendahara humas, berjenis perempuan ini mengambil uang sebesar Rp413 juta dari Bank Riau Kepri Airmolek. Uang tersebut dimasukkan dalam dua kantong plastik dengan jumlah berbeda masing-masing Rp113 juta dan Rp300 juta.

Setelah menempuh perjalanan cukup jauh akhirnya sekitar pukul 11.55 WIB, sampai ke kantor Bupati Inhu, saat warga muslim sedang menunaikan Salat Jumat (18/07/2014).

Kapolres Inhu AKBP Aris Prasetya Indaryanto melalui Kapolsek Rengat Barat Kompol Nipwin Hutabarat , Jumat (18/07/2014) mengatakan, Bendahara Humas Inhu, Khairiyah Khararitz dan pembantu bendahara Raja Asmeri, saat itu baru mengambil uang dari Bank Riau Kepri di Airmolek.

"Saat korban membawa uang tunai sebesar Rp 413 juta yang ditaruh dalam dua kantong plastik, tiba-tiba dua sepeda motor jenis Yamaha Vixion warna merah dan Mega Pro warna hitam, yang dikendaraai pelaku langsung memepet korban dan melepaskan tembakan satu kali sambil merampas uang korban. Kejadian ini terjadi tepat di depan kantor Humas Inhu Komplek perkantoran Bupati Inhu," ujarnya seperti dilansir halloriau.

Diungkapkan Kompol Nipwin Hutabarat, usai mendapat informasi adanya perampokan di komplek kantor Bupati Inhu, dirinya beserta personel Polsek Rengat Barat langsung melakukan penghadangan di depan Mapolsek Rengat Barat. Sebab pelaku perampokan melarikan diri ke arah Airmolek dan melintas di depan Mapolsek.

"Saat dihadang di depan Mapolsek, para pelaku ini langsung melepaskan tembakan ke arah personel polisi yang melakukan penghadangan. Setelah melepaskan tembakan, pelaku dengan kecepatan tinggi terus melaju ke arah Airmolek," tegasnya.

Pihaknya juga telah berkordinasi dengan Polsek Airmolek dan Polsek Lirik serta dibantu personel Polres Inhu terus memburu para pelaku yang saat ini masih buron.

"Para pelaku terus kami buru dan untuk proses penyelidikan lebih lanjut kami juga telah mengamankan satu buah selongsong peluru dari TKP di Pemkab Inhu dan meminta keterangan dari korban," ungkapnya.

Sementara itu salah seorang staf humas Pemkab Inhu, M Yasir menjelaskan uang yang dirampok tersebut untuk membayar uang koran. Dimana menurutnya sebelum kejadian sudah banyak wartawan yang menunggu pembayaran uang koran.

Menurutnya kasus perampokan tersebut sedang diusut polisi dan terkait menyangkut pembayaran uang koran Yasir tidak bisa memberikan kejelasan sebab kewenangan atasan. [man/hrc]

Tags :# hukum