100 Personil Disiagakan Disetipa Wilayah Hukum Per Kabupaten
Pantau Mudik, Polda Riau Siapkan 20 Unit CCTV di daerah Rawan

Monitor Rekaman CCTV Memantau Arus Jalan | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Pekanbaru, - Untuk memantau kelancaran arus mudik, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau siapkan 20 unit CCTV yang terpasang disetiap kawasan rawan kecelakaan. Selain itu, juga disiapkan sebanyak 600 personil untuk mengatur kelancaran aktivitas mudik.
"Kita sudah mempersiapkan sebanyak 20 unit CCTV yang dipasang dibeberapa kawasan vital di Riau. Pada operasi Ketupat ini, Polda Riau sudah mulai bergerak sejak Rabu (16/7) lalu. Adapun target pelaksanaan pengamanan ini, difokuskan pada H-7 hingga H+7 lebaran,"ujar Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Eri Safari, Kamis (17/07/2014).
Selain memasang CCTV, pihaknya juga akan menerjunkan sebanyak 600 personil dilapangan guna pengamanan jalur mudik. Tentunya Ditlantas turut dibantu oleh kesatuan lainya, seperti Dit Pam Obvit, Brigade Mobil (Brimob) serta Shabara.
"Selain itu kita juga berkoordinasi dengan seluruh Polres se Riau, dimana nanti akan ada 100 personil disetiap wilayah hukum setiap Kabupaten. Mereka akan ditempatkan di titik rawan terjadinya kasus seperti Lakalantas, kejahatan dijalan raya dan sebagainya,"terang Eri.
Untuk CCTV sendiri, lanjut Eri, akan difungsikan guna memantau kepadatan arus kendaraan, serta untuk memantau tindak kejahatan dijalan raya, yang marak terjadi jelang mudik, maupun pada saat aktivitas mudik.
"Dengan adanya CCTV yang ditempatkan didaerah rawan, akan membantu tugas kepolisian dalam pemantauan situasi selama 24 Jam penuh," ujar Eri.
Sejauh ini arus mudik belum terpantau mengalami peningkatan. Disisi lain, sejumlah ruas jalan sudah dilakukan perbaikan. Sementara itu, posko-posko mudik dibeberapa kawasan sudah mulai dibentuk. Keseluruhannya, untuk menciptakan kondisi aman dan nyaman bagi masyarakat yang hendak mudik saat lebaran nanti. [man]
"Kita sudah mempersiapkan sebanyak 20 unit CCTV yang dipasang dibeberapa kawasan vital di Riau. Pada operasi Ketupat ini, Polda Riau sudah mulai bergerak sejak Rabu (16/7) lalu. Adapun target pelaksanaan pengamanan ini, difokuskan pada H-7 hingga H+7 lebaran,"ujar Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Eri Safari, Kamis (17/07/2014).
Selain memasang CCTV, pihaknya juga akan menerjunkan sebanyak 600 personil dilapangan guna pengamanan jalur mudik. Tentunya Ditlantas turut dibantu oleh kesatuan lainya, seperti Dit Pam Obvit, Brigade Mobil (Brimob) serta Shabara.
"Selain itu kita juga berkoordinasi dengan seluruh Polres se Riau, dimana nanti akan ada 100 personil disetiap wilayah hukum setiap Kabupaten. Mereka akan ditempatkan di titik rawan terjadinya kasus seperti Lakalantas, kejahatan dijalan raya dan sebagainya,"terang Eri.
Untuk CCTV sendiri, lanjut Eri, akan difungsikan guna memantau kepadatan arus kendaraan, serta untuk memantau tindak kejahatan dijalan raya, yang marak terjadi jelang mudik, maupun pada saat aktivitas mudik.
"Dengan adanya CCTV yang ditempatkan didaerah rawan, akan membantu tugas kepolisian dalam pemantauan situasi selama 24 Jam penuh," ujar Eri.
Sejauh ini arus mudik belum terpantau mengalami peningkatan. Disisi lain, sejumlah ruas jalan sudah dilakukan perbaikan. Sementara itu, posko-posko mudik dibeberapa kawasan sudah mulai dibentuk. Keseluruhannya, untuk menciptakan kondisi aman dan nyaman bagi masyarakat yang hendak mudik saat lebaran nanti. [man]

