Warga Sekip Pekanbaru Ini Ngaku Minta Bantuan CSR Sering Ditolak

Penulis : admin | Minggu, 28 Juni 2020 - 15:55 WIB

RESES - Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Roem Diani Dewi SE MM, menggelar reses di jalan Pangean, RT 01 RW 03, Kelurahan Sekip, Kecamatan Lima Puluh, Kota Pekanbaru | Beritariau.com2020

Beritariau.com, Pekanbaru - Ari, warga jalan Pangean, RT 01 RW 03, Kelurahan Sekip, Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru, mengaku, pernah ditolak oleh BUMN PT Pertamina, saat mengajukan proposal bantuan Corporate Social Responsibility (CSR).

Dia bercerita dalam reses yang digelar oleh Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Roem Diani Dewi SE MM, Minggu (28/06/2020) sore, yang berlokasi di Jalan Pangean.

Padahal, dia dan RT/RW mempunyai keinginan untuk membentuk koperasi baru dalam mensejahterakan dan meringankan bantuan bagi warga sekitar yang ingin membeli kebutuhan pokok.

"Kantor Pertamina ada di depan ini (Jalan Sisingamangaraja). Apapun bantuan CSR Pertamina bagi warga Sekip yang kami ajukan belum pernah dikeluarkan bagi warga sekitar. Waktu itu kami ajukan proposal MTQ, tidak ada jawaban," ucap Ari.

Katanya, tujuan pendirian koperasi ini sangat baik. Sebab, banyak warga terdampak Covid-19 dan berharap koperasi ini nantinya akan menjual barang-barang harian sembako untuk meringankan warga sekitar Kelurahan Sekip.

Karena tidak mendapatkan bantuan CSR dari perusahaan pelat merah itu, Ari dan warga lainnya berharap agar Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Roem Diani Dewi, bisa membantu memfasilitasi keinginan warga tersebut.

Keinginan warga Sekip tersebut, dijawab oleh Roem Diani Dewi dalam reses yang digelarnya. Dia siap mendampingi warga dalam membentuk koperasi baru itu. Apalagi itu juga merupakan bagian dan wewenangnya di Komisi II yang membidangi perekonomian.

"Saya berjanji akan mendampingi nanti, tapi syaratnya harus di bentuk dulu pengurus koperasi, bikin akta pendirian karena SK harus Kemenkumham. Kalau sudah jadi (syaratnya,red) kita jembatani dengan OPD terkait," ucap politisi Demokrat itu.

Dia menjelaskan, dari catatan yang ada saat ini, ada 9000 Koperasi yang aktif di Provinsi Riau. Dari jumlah itu, 3000 diantaranya sudah mati suri.

"Banyak yang mendirikan koperasi sekarang hidup segan mati tak mau. Itu terjadi karena pengurus tidak pernah mengadakan rapat anggota tahunan. Makanya banyak koperasi mati suri. Ini tentu jadi preseden buruk," paparnya.

Reses ini juga dihadiri oleh Ketua DPC Demokrat Pekanbaru, H Agung Nugroho SE. Sebelum dimulai, Agung berinteraksi dan berdialog dengan warga.

Sebelum digelar acara, Roem Diani Dewi juga memperkenalkan dirinya yang sudah 2 periode dipercaya duduk kembali di legislatif dan konsen di Komisi II DPRD Kota Pekanbaru.

Sebelum di Demokrat, dia merupakan kader partai lain, namun karena tidak sesuai visi misinya, 1 tahun sebelum masa jabatan habis pada periode pertama, Roem Diani Dewi memilih mundur dan berlabuh ke Partai Demokrat yang menurutnya mempunyai visi dan misi yang sama dalam dirinya yakni 'Peduli dan Berbagi'.

Reses digelar dengan memperhatikan protokol kesehatan. Sebelum masuk di lokasi warga dianjurkan untuk mencuci tangan dan diperiksa suhu tubuhnya dengan alat termo gun. Warga juga memakai masker dan menjaga jarak sebagaimana protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. [Bam]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :