Diduga Akibat Kebakaran Hutan, Harimau Sumatera Berkeliaran di Areal PT Chevron

Penulis : admin | Rabu, 07 Agustus 2019 - 21:33 WIB

Ilustrasi

Beritariau.com Pekanbaru - Habitat Conectifity Management Coordinator, WWF Sumatera Tengah, Febri Anggriawan mengatakan, keluarnya harimau sumatera itu diduga akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sekitar daerah tersebut.

"Kita menduga bisa jadi karena kebakaran hutan dan lahan," ujar Febri, saat dihubungi, Rabu (07/08/19).

Sebagaimana diketahui, seekor harimau sumatra (Panthera tigris sumatrae) tampak berkeliaran di areal kawasan Gathering Station 5, PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) di Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau, Rabu (07/08/19).

Penampakan raja hutan tersebut tak jauh dari wilayah jelajah harimau sumatera, yang berada di kawasan Hutan Tahura, dan GSK.

Meski begitu, Febri menilai ada faktor lain yang membuat si raja hutan itu muncul di lokasi areal pemukiman masyarakat. Menurut Febri, harimau juga bisa berpindah mencari teritori atau areal baru.

“Harimau memiliki wilayah jelajah yang luas yang mencapai 40 kilometer. Selain kebakaran lahan, ancaman lain yang terjadi misalnya alih fungsi habitat dan perburuan satwa," ucapnya lagi.

Menurutnya, kemunculan harimau di pemukiman masyarakat memang jarang terjadi. Berbeda dengan gajah di Riau, yang sering muncul dan terlihat oleh manusia. 

"Gajah sering muncul dan terlihat di pemukiman masyarakat, sehingga dilaporkan sebagai konflik," ujarnya.

Sementara itu, Kepala balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau, Suharyono mengatakan, harimau yang muncul dan berhasil diabadikan videonya oleh karyawan CPI itu diduga berasal dari empat kawasan konservasi yang ada di Riau. Wilayah jelajahnya mencakup Suaka Margasatwa Balai Raja, Giam Siak Kecil, Bukit Batu atau Zamrud.

Pada Selasa (08/07/19) kemarin, daerah Kabupaten Siak yang merupakan berdekatan dengan habitat gajah terjadi kebakaran lahan. Kabut asap menyebar kemana-mana, dan diduga mengganggu habitat gajah. [red]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :