2020 APBD Pekanbaru Turun, Anggaran Pendidikan Rp64 Miliar

Penulis : admin | Senin, 29 Juli 2019 - 16:36 WIB

RDP - Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Senin (29/07/19) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang Komisi III bersama Dinas Pendidikan KotaPekanbaru. | Beritariau.com2019

Beritariau.com Pekanbaru - Anggaran untuk pengelolaan pendidikan direncanakan sebesar Rp64 Miliar di APBD Tahun Anggaran 2020. Hal itu diketahui saat Komisi III DPRD Kota Pekanbaru bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, Senin (29/07/19).

Rapat Dengar Pendapat (RDP) tersebut, membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS).

Rapat ini dipimpin oleh Ketua Komisi III Zulfan Hafiz ST dan dihadiri anggota Komisi III lainnya seperti Dian Sukheri, Heri Pribasuki, Darnil dan Arbi. Sementara dari Disdik dihadiri oleh Sekretaris Disdik Muzailis dan orang beberapa staf Disdik.

"Kita sangat prihatin, KUA PPAS Disdik Pekanbaru dianggarkan Rp64 miliar. Kita ingin tau apa ini sesuai amanat UU atau tidak," Kata Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Zulfan Hafiz, kepada wartawan.

Menurutnya, jika angaran ini tidak sesuai undang-undang, pihaknya akan membuat rekomendasi melalui Komisi III yang diajukan ke Badan Anggaran (Banggar) untuk dilakukan penolakan.

"Kita minta juga ke Disdik apa saja yang menjadi prioritas, apalagi dana-dana untuk insentif guru-guru honor yang terbengkalai sampai hari ini tentu menjadi catatan kita," Jelasnya.

Dilanjutkannya, dalam RDP ini, pihaknya hanya ingin tahu secara umum apa saja yang benar-benar anggaran yang mendesak dan perlu untuk kelangsungan pendidikan yang ada di Kota Pekanbaru.

"Dan kita minta mereka melengkapi apa saja item-item yang tidak bisa masuk ke APBD murni 2020," ungkapnya lagi.

Politisi NasDem ini berharap anggaran jika anggaran untuk Disdik Kota Pekanbaru senilai 20 persen dari APBD. Jika APBD rendah, pihaknya meminta agar tidak mengabaikan amanat undang-undang.

"Jangan di Disdik Pekanbaru rendah tapi disalah satu dinas lain naik. Kita minta pemerintah fokus. Kepada Disdik kita tuntut anak-anak kita cerdas untuk generasi kedepan. Jangan kita tampung mereka sekolah tapi tidak punya ruang kelas belajar dan kualitas guru tidak maksimal," paparnya.

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Sigit Yuwono ST meminta Pemko meninjau ulang kembali terkait anggaran yang turun di Disdik Kota Pekanbaru.

"Terkait anggaran Pendidikan, sudah diatur wajib 20 persen dari APBD. Ini sudah wajib tidak bisa dipungkiri lagi. Jadi kita minta Pemko melakukan peninjauan. Apa ada kesalahan atau bagaimana sehingga bisa Rp64 miliar penganggarannya," Pungkasnya. [bam]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :