Pembiaran Banjir, Pengamat Perkotaan Sebut Pemko Pekanbaru Lalai

Penulis : admin | Kamis, 20 Juni 2019 - 15:31 WIB

Drainase - Inilah Drainase Maut Yang Berada Di Jalan Lobak, Kelurahan Delima Kecamatan Tampan, Yang Beberapa Waktu Lalu Menelan Korban Jiwa | Istimewa

Beritariau.com Pekanbaru - Pengamat Perkotaan, Mardianto Manan menyebutkan,Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, sudah tidak mampu menangani persoalan banjir yang menjadi momok menakutkan di Pekanbaru hingga saat ini.

Dia mencontohkan, penampakan sungai maut yang menelan korban jiwa di Jalan Lobak Delima Tampan, beberapa waktu yang lalu, adalah bentuk sebuah pembiaran tanpa solusi.

"Sampai saat ini, tak ada master plan terpadu dan terbaru yang dibuat Pemko Pekanbaru, dalam penanganan banjir khususnya yang ada di Pekanbaru pada umumnya," Kata Mardianto Manan, kepada wartawan, Kamis (20/06/19).

Selain itu, kata Dosen Teknik di Universitas Islam Riau (UIR) ini, perbaikan rutin dari Pemko Pekanbaru sama sekali tidak pernah ada. 

"Sungai maut itu berawal dari pertigaan Jalan Soebrantas dan Garuda arah Puskesmas Garuda Delima Tampan," jelasnya.

Katanya lagi, pengawasan perizinan di sepanjang sungai maut tersebut tidak jalan dan terkesan ada pembiaran oleh Pemko Pekanbaru akibat kesalahan konstruksi pembangunan. "Gorong-gorong memperkecil badan sungai atau aliran air alami selama ini," terangnya.

Karut marut persoalan banjir tersebut tentunya harus dicari solusinya, Mardianto menjelaskan harus ada kepedulian dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam hal ini, yang bertanggungjawab adalah Firdaus selaku Wali Kota Pekanbaru.

"Harus dibuat master plan drainase, lakukan operasional dan pengendalian, perketat lagi pengawasan IMB dan kainnya, lalu besarkan gorong sesuai badan sungai," tutupnya. [bam]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :