55 Ribu Kaum Millenial Komit Tertib Berlalu Lintas
Sahat Martin: Program Polmas akan lebih efektif jika kaum Millenial terlibat

SAHAT MARTIN PHILIP (Paling Kanan) Berfoto Bersama Kapolda Riau, Dirlantas Polda Riau, Perwakilan Korlantas Mabes Polri Saat Menerima Piagam Rekor MURI di acara Millenial Safety Road Pekanbaru 2019 | Istimewa
Beritariau.com, Pekanbaru - Acara Millennial Road Safety Festival (MRSF) 2019 di Pekanbaru, yang berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan jumlah peserta terbanyak yang sebelumnya dipegang oleh Provinsi Lampung, diharapkan mampu menjadi virus positif.
MRSF 2019 di Pekanbaru yang ditaja Polda Riau melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) di halaman Kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Minggu (24/02/19) pagi bertepatan dengan Car Free Day (CFD), diharapkan mampu menciptakan Generasi Muda Millenial sebagai agen keselamatan lalu lintas di Riau.
"Tadi, saat diatas panggung bersama pak Gubernur, Kapolda, Kajati, Forkopimda lainnya serta Ketua PWNU Riau, kita sama-sama melihat di acara ini banyak anak muda terutama Generasi Millenial terlibat. Kita berharap, kesadaran atas aturan berlalu lintas semakin meningkat," ungkap Pengurus DPP Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Sahat Martin Philip, di sela-sela acara.
SENAM BERSAMA - Sahat Martin Philip Dipanggung Bersama Forkopimda di Saat Senam Bersama Puluhan Ribu Massa Aksi Millenial Safety Road, Minggu 24 Februari 2019 | Istimewa
Lebih lanjut, Sahat menyatakan Puluhan ribu Generasi Millenial yang menyatakan komitmennya dalam tertit berlalu lintas ini, bisa ditindaklanjuti hingga ke tingkat kelurahan dan desa.
"Saya rasa perlu dibentuk agen keselamatan lalu lintas ini, hingga ke tingkat kelurahan dan desa. Idenya, dengan cara memadukannya dengan Polmas (Pemolisian Masyarakat, red). Polmas bisa lebih baik jika kaum Millenial ini terlibat. Banyak hal bisa dicapai memperkecil potensi kecelakaan dan gangguan Kamtibmas. Akan muncul ide-ide kreatif di lapangan," tambahnya.
Acara kampanye keselamatan berlalu lintas ini sendiri diikuti lebih dari 54 ribu kaum milenial dan mendapat sertifikat oleh MURI, atas torehan rekor komitmen tertib berlalulintas oleh kaum milennial terbanyak.
Perwakilan MURI, Awan Rahargo menuturkan, MRSF 2019 yang digelar di Pekanbaru, merupakan peristiwa superlatif sebagai rekor MURI. Dimana, sebelumnya Provinsi Lampung menggelar bersama 22 ribu massa.
"Kegiatan MRSF di Pekanbaru sebagai pemecahan rekor MURI terbanyak di Indonesia, yakni deklarasi yang disertai komitmen tertib berlalulintas oleh kaum milennial terbanyak," ujar Awan Rahargo dalam sambutannya.
Data yang dikumpulkan MURI, tercatat ada 54.127 kaum millennial menyatakan komitmennya dalam kampanye tertib berlalu lintas di jalan raya pada kegiatan MRSF di Pekanbaru ini.
Sertifikat rekor ini diserahkan langsung oleh Awan Rahargo kepada Kapolda Riau, Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo, didampingi perwakilan Korlantas Mabes Polri serta Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol FX Bhirawa Braja Paksa.
Mengungkapkan kegembiraannya, Widodo mengatakan, kampanye keselamatan berlalulintas ini penting untuk menekan angka kasus kecelakaan di Riau. Apalagi, kecelakaan didominasi kalangan remaja.
Pihaknya mencatat, Sepanjang 2018 ada 1.675 kasus kecelakaan di jalan raya. Di mana 798 orang meninggal dunia akibat kejadian tersebut, 583 luka berat dan 1.694 orang luka ringan.
"Rekor MURI tadi tentu sudah melalui penelitian. Alhamdulillah posisi (peserta) sekarang 54.000 lebih kaum milenial yang bisa hadir dan berkumpul di Kantor Gubernur ini," ujar Widodo.
Untuk itu, Polri menilai sangat penting melakukan kampanye tertib lalu lintas dengan tujuan menekan angka kecelakaan yang tergolong tinggi tersebut. "Mudah-mudahan ke depan bisa menekan angka kecelakaan," harap Widodo.
Gubernur Riau Syamsuar, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia berharap, kegiatan yang ditujukan untuk kalangan muda seperti ini akan terus digelar.
"Mereka (kaum milenial, red) adalah calon pemimpin masa depan bangsa. Terimakasih kepada Polda Riau yang telah menyelenggarakan acara ini. Ke depan kita juga akan menginisiasi kegiatan serupa dengan tujuan menekan angka karhutla (kebakaran hutan dan lahan,red) terutama untuk generasi muda," kata Syamsuar.
Di tempat yang sama, Direktur Lantas (Dir Lantas) Polda Riau, Kombes Pol FX Bhirawa Braja Paksa menyatakan, dengan semangat deklarasi kaum muda untuk tertib berlalulintas, dapat menumbuhkan mindset atau pola pikir masyarakat, serta menjadikan budaya tertib sehari-hari.
"Dengan semangat deklarasi milenial tertib berlalulintas, kita harap dapat menumbuhkan mindset, bahkan keselamatan menjadi perhatian kita bersama. Utamanya usia produktif yang akan membawa Indonesia ke arah yang maju dan gemilang," singkat Dirlantas.
Pantauan di lapangan, kegiatan yang juga dilakukan di pelbagai provinsi lainnya di Indonesia itu berlangsung meriah. Puluhan ribu peserta dengan berpakaian putih semarak mengikuti kampanye keselamatan terbesar yang pernah diselenggarakan di Bumi Lancang Kuning itu.
Rangkaian kegiatan MRSF yakni Deklarasi Keselamatan, pemutaran pesan keselamatan berlalu lintas dari Presiden Joko Widodo.
Sebelumnya, Kapolda dan Gubernur Riau melepas puluhan ribu peserta jalan santai yang mengikuti kegiatan MRSF 2019. Selain itu, juga terlihat anak-anak dari komunitas sepatu roda memperagakan atraksinya di garis start. Aksi tersebut ditutup dengan kampanye berkeselamatan berlalu lintas di jalan raya.
MRSF 2019 yang digelar di Pekanbaru kian semarak dengan ratusan hadiah yang sudah disediakan, dimana hadiah utama adalah lima tiket umrah, puluhan sepeda motor dan sepeda, televisi, lemari es dan ratusan hadiah lainnya.
Acara jalan santai yang digelar sebagai pembuka MRSF 2019 pun tak terbendung massanya. Bahkan rute jalan santai yang disiapkan tak cukup menampung banyaknya peserta yang berpartisipasi.
Sejumlah artis lokal turut memeriahkan kegiatan tersebut. Juga, terlihat artis dari Jakarta, yaitu Syahrul Gunawan dan Projects Pop. [red]

