Pecatan Polisi Tertangkap Warga Lakukan Jambret di Pekanbaru

Tersangka Doni
Beritariau.com, Pekanbaru - DA alia Doni, mantan anggota Polres Indragiri Hulu tertangkap warga di Pekanbaru usai menjambret seorang ibu rumah tangga.
Kepala Polsek Limapuluh, Kota Pekanbaru, Kompol Angga Herlambang di Pekanbaru, Kamis mengatakan tersangka ditangkap berikut barang bukti dompet kecil bunga hasil rampasan berisi Rp2,6 juta dan satu unit sepeda motor.
"Pelaku menjambret korban seorang ibu-ibu di wilayah hukum kami tadi malam," katanya.
Ia menjelaskan bahwa aksi kejahatan yang dilakukan tersangka Doni (32) berawal saat korban yang mengendarai sepeda motor bersama anaknya pada Rabu (26/12) malam tiba-tiba didekati tersangka.
Dalam waktu hitungan detik, tersangka kemudian merampas dompet korban yang saat itu dipegang di tangan kirinya. Sontak saja, insiden mengagetkan itu membuat korban berteriak sekerasnya, hingga mengejutkan puluhan warga.
Warga yang marah pun kemudian langsung melakukan pengejara terhadap tersangka. Beruntung, dalam beberapa hari terakhir Kota Pekanbaru cenderung lengang karena banyak ditinggal warganya liburan akhir tahun, sehingga tersangka berhasil ditangkap usai aksi kejar-kejaran di jalanan.
"Anggota kita langsung mengamankan tersangka ke Mapolse Limapuluh untuk proses penyelidikan lebih lanjut," ujar Angga.
Sementara itu, usai penangkapan turut ditemukan kartu tanda anggota (KTA) Polri pada tersangka.
Dalam KTA itu, Doni merupakan anggota Polres Indragiri Hulu, Riau dengan pangkat terakhir Bripda. KTA itu sendiri dikeluarkan Polres Indragiri Hulu pada 2010 lalu.
Namun, Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto yang dikonfirmasi terpisah menegaskan bahwa Doni telah dipecat dari anggota Polri karena kasus narkoba serta disersi.
"Sudah dipecat beberapa tahun lalu, jadi tidak ada sangkut pautnya dengan institusi kepolisian," tegas Sunarto. [ard]

