Jaga Kamtibmas Bersama-Sama

Polda Riau Imbau Tak Ada Konvoi Pergantian Tahun

Polda Riau Imbau Tak Ada Konvoi Pergantian Tahun

Wakapolda Riau Brigjen Wajah Widada

Beritariau.com, Pekanbaru - Kepolisian Daerah Riau mengimbau agar tidak ada perayaan berlebihan, termasuk aksi konvoi jalanan saat perayaan tahun baru 2019 mendatang. 

"Saya minta jangan ada konvoi yang justru nantinya akan merugikan diri sendiri dan orang lain," kata Wakapolda Riau Brigjen Pol Wahyu Widada saat peninjauan Pos Pengamanan dan Pelayanan di Pekanbaru, awal pekan ini.

Ia mengatakan bahwa perayaan pergantian tahun sah-sah saja dilakukan. Namun, dia mengimbau agar dilakukan secara wajar dan tidak berlebihan, atau bahkan hingga menggangu orang lain. 

Menurut dia, pergantian tahun sebaiknya diisi dengan kegiatan positif, dan agar menghindari hal yang tidak bermanfaat dan berpotensi berdampak pada terganggunya keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Saya imbau masyarakat di Pekanbaru dan Riau pada umumnya, untuk menjaga kondusifitas. Patuhi petunjuk petugas kepolisian di lapangan. Yakinlah, kehadiran polisi bersama petugas lainnya adalah untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan buat masyarakat," tuturnya. 

Wakapolda didampingi sejumlah jajaran Pejabat Utama (PJU) hari ini menyambangi sejumlah Pos Pengamanan dan Pelayanan Operasi Lilin 2018 di Pekanbaru. 

Dari pemeriksaan langsung tersebut, Jenderal Bintang Satu itu mengatakan bahwa jajarannya telah siap untuk menjalankan tugas.

"Hasil pemantauan kita anggota sudah siap melaksanakan tugas, sesuai dengan Sprin (Surat Perintah) dari Polda dan Polresta. Anggota sudah siap," tegasnya. 

Ia mengatakan dalam melakukan pengamanan dan pelayanan, jajarannya turut diperkuat personel dari instansi lainnya, seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatanan, dan Jasaraharja.

"Ini menunjukkan sinergitas antara kita dengan seluruh stake holder yang ada sangat baik. Karena kalau kita bekerja sendiri, tentu berat," paparnya.

Antisipasi Arus Balik Natal Tahun Baru.

Arus lalu lintas dari Provinsi Riau menuju Sumatera Barat mengalami peningkatan dalam dua hari terakhir, menyusul libur perayaan Natal dan Tahun Baru serta bersamaan dengan libur sekolah. 

"Sudah ada peningkatan, walau belum terlalu besar," kata  Wahyu.

Secara umum, ia menjelaskan bahwa peningkatan arus kendaraan cenderung terjadi dari arah Riau menuju Sumatera Barat. 

Sementara arah sebaliknya cenderung normal. Menurut dia, waktu libur yang panjang menyebabkan masyarakat tidak bepergian ke luar daerah dalam waktu bersamaan, sehingga tidak terjadi lonjakan arus lalu lintas. 

"Mereka nyicil. Tidak berbarengan. Justru sekarang yang kita antisipasi adalah arus balik," ujarnya. 

Pada saat arus balik, ia mengatakan masyarakat cenderung kembali ke Pekanbaru secara bersamaan, terutama ketika hari masuk kerja tiba.

Untuk itu, ia mengimbau agar masyarakat yang saat ini tengah liburan dapat lebih mengatur waktu liburan dan jadwal balik sehingga tidak secara bersamaan saat hari kerja akan tiba. 

"Pulangnya kemungkinan besar akan terjadi peningkatan luar biasa. Kita secara umum siap memberikan pelayanan dengan personel gabungan stakeholder lainnya," jelasnya. 

Polda Riau sebelumnya menyatakan telah menyiagakan 940 personel dalam pengamanan perayaan Natal dan tahun baru.

Seluruh personel akan bertugas bersama dengan instansi lainnya melalui Operasi Lilin Muara Takus 2018 yang berlangsung selama 10 hari  hingga 1 Januari mendatang. 

Selain itu, Polda Riau turut mendirikan 40 pos pengamanan dan 16 pos pelayanan, dengan rangkaian kegiatan utama dimulai dengan pengamanan Misa Natal hari ini. [ard]