KPK Tunggu Audit BPK Tentukan Nasib Amril Mukminin

Penulis : user | Selasa, 04 Desember 2018 - 22:14 WIB

Beritariau.com, Pekanbaru - Status hukum Bupati Bengkalis Amril Mukminin masih sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek Batu Panjang-Pangkalan Nyirih tahun 2013-2015. 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menunggu hasil audir Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk menentukan naik atau tidaknya status Amril.

"Sampai saat ini belum ada tersangka baru. Bupati Bengkalis (Amril) masih saksi sampai hari ini," ujar Febri kepada wartawan di Pekanbaru, Selasa (4/12).

Febri menjelaskan, penyidik KPK masih menunggu hasil akhir perhitungan indikasi kerugian negara yang diproses oleh Badan Pemeriksa Keuangan. 

Sejak beberapa bulan lalu, Amril memang dicegah bepergian keluar negeri. Namun hal tersebut dilakukan KPK agar Amril tetap d Indonesia jika sewaktu-waktu dimintai keterangannya.

"KPK masih harus menunggu audit perhitungan kerugian negara dari BPK. Setelah itu, didapatkan kami akan analisis lebih lanjut kemungkinan pengembangan perkara ke pelaku lain," kata Febri.

Untuk diketahui, proyek tahun jamak peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis merupakan proyek jalan sepanjang 51 kilometer dan lebar 6 meter. 

Proyek sejak tahun 2013-2015 ini menelan anggaran Rp495 miliar.

Dalam perjalanan penyidikan kasus itu, penyidik KPK telah menetapkan dua tersangka. Kedua adalah mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bengkalis Muhammad Nasir serta kontraktor, Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction Hobby Siregar. [ard]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :