Dilakukan Berkali-kali

Bangun Tidur, Penjual Rokok Obok-obok Kemaluan Bocah SD, Tetangganya

Bangun Tidur, Penjual Rokok Obok-obok Kemaluan Bocah SD, Tetangganya

Ilustrasi | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Gadis belia dibawah umur masih saja jadi sasaran empuk para pelaku tindak pencabulan. Kali ini, seorang bocah perempuan, Fd (9) jadi korban pencabulan yang diduga dilakukan tetangganya sendiri, MT (39), warga Jalan Kamboja Kecamatan Tampan, Pekanbaru.

Tak terima, orang tua Fd pun melaporkan tetangganya yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang rokok itu ke Polsek Tampan. Mendapat laporan, polisi langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku.

Kapolsek Tampan Kompol Suparman, Rabu (22/10/14) membenarkan kejadian itu, kerawanan kasus cabul yang kerap terjadi di Kota Pekanbaru membuat pihak kepolisian langsung tanggap begitu mendapat laporan dari keluarga korban.

"Pelaku MT kita tangkap di rumahnya, pada Selasa (21/10/14) sekitar pukul 23.50 WIB, tanpa perlawanan. Saat ini tersangka kita tahan guna penyidikan lebih lanjut," kata Suparman.

Suparman menceritakan, perbuatan tak senonoh yang dilakukan MT itu sering dilakukannya kepada bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) itu. Terakhir, aksinya itu kepergok oleh ibu korban inisial SD (41) hingga dilaporkan ke Polsek Tampan.

"Peristiwa itu terjadi pada Rabu (8/10/14) sekitar pukul 20.30 WIB. Awalnya, korban datang ke rumah pelaku untuk bermain-main bersama anak pelaku yang sebaya dengannya," kata Suparman.

Saat itu, lanjut Suparman, korban sedang menonton Televisi, tiba-tiba dihampiri pelaku yang baru bangun tidur. "Pelaku langsung duduk di belakang korban. Entah apa yang ada dipikirannya, pelaku memegang kemaluan korban," ujarnya.

Mendapat perlakuan seperti itu korban langsung memukul tangan pelaku. Bukannya berhenti, pelaku memasukan tangannya ke dalam celana korban.

Tak lama kemudian, ibu korban datang ke rumah pelaku untuk menjemput anaknya. Namun, rumah tetangganya itu ditutup dan dalam keadaan terkunci, merasa gelagat yang aneh, ibu korban mencoba mengintip dari lubang kunci.

Sontak ibu korban terkejut melihat pelaku melakukan aksi tak senonoh terhadap anaknya.

Kemudian ibu korban masuk ke rumah pelaku, sontak sang ibu langsung marah dan berteriak serta mengajak anaknya keluar dari rumah itu. Begitu ditanya, korban mengaku dilakukan seperti itu oleh pelaku setiap dirinya datang ke sana.

Terkejut mendengar pengakuan anaknya, sang ibu lalu mengajak korban untuk melapor ke Polsek Tampan agar pelaku ditindaklanjuti secara hukum pelaku. Lalu pelaku diamankan polisi setelah melakukan penyelidikan. [Pan]

Tags :# hukum