Biar Gampang Ditangkap

Buronan Korupsi, Bendahara Golkar Kampar, Firdaus Bakal Dicekal

Buronan Korupsi, Bendahara Golkar Kampar, Firdaus Bakal Dicekal

Ilustrasi | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Sejak jadi buronan karena tak pernah mau dipanggil penyidik, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau berencana mencekal tersangka dugaan korupsi baju koko, Firdaus yang juga Bendahara Partai DPD II Golkar Kampar.

"Langkah itu diambil agar mempermudah penangkapan tersangka," jelas ketua tim penyidik dugaan korupsi itu, Satria Abdi kepada wartawan, Selasa (21/10/14).

Satria berjanji akan segera menangkap Bendahara Partai Golkar Kabupaten Kampar itu. Pihaknya mengaku sudah menyebar anggota untuk mencari keberadaan Firdaus.

Terkait langkah pencekalan, Satria mengaku akan berkoordinasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Riau.

"Akan kita koordinasikan. Saat ini masih menunggu surat dari atasan (Kepala Kejati)," ucapnya.

Sebelumnya, Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau Mukhzan menyebutkan, Firdaus sudah berulang kali dipanggil secara patut, untuk dimintai keterangannya sebagai tersangka. Namun, panggilan itu tidak pernah dipedulikannya.

Menurut penyidik, Firdaus masih berada di Kabupaten Kampar. Rinci posisinya belum bisa dijelaskan, dengan alasan untuk mempermudah penangkapan.

Dalam kasus baju koko, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kampar Asril Jasda, juga terseret program Bupati Kampar Jefry Noer itu. Sikapnya berbeda dengan Firdaus karena memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa.

"Asril Jasda pernah juga mangkir, tapi hanya sekali. Dipanggilan kedua, ia memenuhi panggilan penyidik dan diperiksa sebagai tersangka,"jelas Mukhzan.

Dalam melengkapi berkas itu, penyidik Kejati Riau sudah memeriksa semua camat dan mantan camat di Kabupaten Kampar. Puluhan panitia pemeriksa baju koko juga sudah dipanggil untuk diperiksa secara bersamaan. [Pan]

Tags :# korupsi