Minta Izin Operasi Dicabut

Berkali-kali cemari laut, OKP & LSM di Dumai kompak demo PT Naga Mas

Penulis : admin | Senin, 31 Juli 2017 - 22:27 WIB

UNJUKRASA - Wakil Ketua DPRD Dumai Zainal Abidin (Duduk Memegang Dokumen) Saat Media Pengunjukrasa Dengan Pihak-Pihak Terkait Tumpahnya Minyak PT Naga Mas ke Laut Dumai | Istimewa

Beritariau.com, Dumai - Ratusan massa dari Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang menamakan diri Aliansi Peduli Lingkungan Dumai (APLD) Kota Dumai, Senin (31/07/17) sekitar pukul 10.00 wib, berunjukrasa Pintu I Gate PT Pelindo Dumai Jalan Datuk Laksamana Kelurahan Buluh Kasap Kecamatan Dumai Timur Kota Dumai.

Massa yang terdiri dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Dumai, Gerakan Mahasiswa Kristen (GMKI) Cabang Dumai, Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Dumai dan LSM Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (PEKAT IB) ini, menyikapi tumpahnya minyak Palm Stearin milik PT Naga Mas di Kawasan PT Pelindo I Dumai yang mencemari Laut pada Jumat (28/07/17) lalu.

Dalam tuntutannya, pengunjuk rasa mendesak pemerintah agar meninjau ulang Izin Analisa Dampak Lingkungan (Amdal) PT Naga Mas.

"Pemerintah harus menutup dan mencabut Izin Operasional PT Naga Mas. Mereka harus bertanggung jawab atas hal-hal yg telah ditimbulkan," ungkap Koordinator Aksi Agus Tera yang juga menjabat Ketua Harian KNPI Kota Dumai dalam orasinya.

Selain itu, massa juga mendesak agar PT Pelindo I Dumai untuk memutuskan kontrak sewa lokasi jika PT Naga Mas terbukti melakukan kesalahan di dalam lokasi PT Pelindo I Dumai. Menurut massa, kejadian tumpahnya minyak PT Naga Mas bukan kali itu saja terjadi.

"Pada 26 Juni 2016, Crude Palm Oil (CPO) PT Naga Mas juga tumpah dan mencemari Laut Dumai," ungkap Ketua DPC GAMKI Dumai Nove Albert Gultom.

Aksi serupa, kata Nove, Jumat 28 Juli kemarin kembali terjadi. Kali ini, Palm Stearin yang merupakan hasil pemurnian dari CPO juga tumpah ke laut.

Tuntutan pengunjukrasa ini akhirnya difasilitasi oleh Kepala Satuan Sabhara Polres Dumai AKP Maryanta.

Sambil mengajak massa duduk di jalan, Wakil Ketua DPRD Kota Dumai Zainal Abidin menekankan kepada pihak pengelola dalam hal ini PT Pelindo Dumai selaku penanggung jawab area industri PT Pelindo Dumai, agar menegakkan seluruh proses hukum yang berlaku sesuai undang undang dalam operasional perusahaan yang berada di areal PT ‎Naga Mas.

Zainal juga meminta kepada pihak Polres Dumai dan Kejaksaan Negeri Dumai untuk memulai proses penyelidikan dan penyidikan dalam kasus ini. Pengunjukrasa juga meminta agar seluruh pihak terkait menandatangani Nota Kesepakatan yang berisi sejumlah tuntutan. [red]‎

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :