Penghuni Banyak Mudik Lebaran

Malam takbiran, 60 unit rumah di Inhil hangus dilalap api

Malam takbiran, 60 unit rumah di Inhil hangus dilalap api

KOBARAN API - Puluhan Rumah Karyawan PT Pulau Sambu Guntung di Inhil Dilalap Api | Humas Polres Inhil

Beritariau.com, Inhil - Kebakaran hebat melanda sebuah pemukiman yang dihuni karyawan PT Pulau Sambu Guntung (PSG) di Desa Air Tawar Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Peristiwa naas ini terjadi saat umat Muslim sedang menggelar takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri.

‎Sebanyak 60 unit rumah milik PT PSG dilaporkan ludes dilalap api. Beruntung, sebanyak 256 orang penghuni dinyatakan selamat dalam peristiwa yang terjadi pada Sabtu (24/06/17) malam kemarin sekitar pukul 22.40 wib itu.

"Rumah itu berada di dua jalur di Desa Air Tawar, yakni di Jalan Durian dan Jalan Rambutan Parit 10. Tiap jalur terdapat 5 (lima) Blok dan setiap Blok terdapat 6 (enam) Pintu. Total keseluruhan sebanyak 60 (enam puluh) pintu," ungkap Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung, Senin (26/06/17) malam.

Dolifar mengungkapkan, dari penyelidikan sementara, kebakaran hebat itu pertama kali diketahui oleh seorang warga setempat bernama Muhammad Pieter (53).

Malam itu, sekitar pukul 22.40 wib, Pieter melintas Jalan Durian dan melihat dua petak rumah di Blok M1 06 Pintu 5 sudah terbakar. Spontan, Ia berteriak meminta tolong.

Warga setempat pun panik dan ramai-ramai berusaha memadamkan api. Namun, karena angin bertiup cukup kencang, ditambah dengan bahan bangunan yang sudah tua terbuat dari kayu, api dengan cepat menjalar ke petak rumah lainnya.

Peristiwa ini akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke aparat Polsek setempat.

Tim Polsek Kateman dan regu pemadam kebakaran (damkar) PT PSG langsung meluncur dan berjibaku memadamkan api. ‎Akhirnya, sekitar pukul 00.10 wib hari Minggu, api berhasil dijinakkan.

Saat ini, lokasi tersebut sudah dipasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Informasi sementara, api diduga berasal dari rumah seorang warga berinisial Su (49). Saat kejadian, Su sedang tak berada di rumah lantaran menarik ojek.

Selain itu, cepatnya api menjalar lantaran sejumlah penghuni rumah banyak tak ditempat lantaran mudik lebaran Hari Raya Idul Fitri.

"Penyebab masih diselidiki Polsek Kateman. Untuk kerugian materil, masih dalam pendataan dan belum dapat ditaksir," pungkas Dolifar. [red]‎