Hingga H+7 Lebaran

Selama lebaran, PLN klaim di Riau takkan ada pemadaman

Selama lebaran, PLN klaim di Riau takkan ada pemadaman

ilustrasi

Beritariau.com, Pekanbaru - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (WRKR) mengklaim pasokan daya listrik di wilayah setempat hingga ke pulau-pulau akan terpenuhi hingga H+7 Idul Fitri 1438 Hijriyah.

Artinya selama lebaran, dipastikan wilayah kerja PT PLN ini tanpa adanya pemadaman listrik.

"Pemeliharaan dilakukan sejak dua bulan sebelum Ramadhan, baik untuk pembangkit hingga transmisi," ungkap Manajer SDM dan Umum PLN Wilayah Riau Dan Kepulauan Riau,  Dwi Suryo Abdullah di Pekanbaru, Sabtu (24/06/17).

Menurutnya, dengan persiapan dan ketersediaan pasokan dari semua pembangkit yang dimiliki Riau hingga berjumlah total 488 MW akan mampu mengalirkan listrik tanpa padam.

Bahkan, saat beban puncak sekalipun, kecuali ada kasus diluar dugaan.

"Kemarin saya saksikan tiga mesin pembangkit di Koto Panjang bisa beroperasi maksimal saat malam saat beban puncak. Ditambah lagi pembangkit Balai Pungut, Teluk Lembu dan Tenayan walau baru dalam uji coba juga bisa menambah 50-60 MW," ujarnya.

Sehingga, untuk kebutuhan pasokan daya, saat ini kemampuan dari Riau sendiri ada 488 MW sedangkan kebutuhan normal 586 MW saat beban puncak, artinya terjadi kekurangan sekitar 98 MW.

Namun, Riau juga masih akan terbantu oleh suplay listrik yang ada di interkoneksi dari Sumateras Bagaian Selatan.

"488 MW itu energi dari pembangkit listrik yang dihasilkan Riau masuk sistem yang didalamnya ada juga Sumbar, Jambi tetapi masih akan bertambah dari  pasokan Sumateran Bagaian Selatan lewat sistem dikirim sisanya. Maka kami pastikan daya mampu melistriki H-3 hingga H+7 relatif aman," tuturnya.

Apalagi, lanjut Dwi, pihaknya memprediksi selama lebaran akan terjadi penurunan beban sekitar 10 persen.

"Kami dapat pastikan, pasokan daya listrik untuk wilayah Riau yang ada di jalur interkoneksi jaringan Sumatera akan aman," tegasnya. [red]‎‎