Tampak Sisa-sisa Bekas Penampungan
Polisi datang, praktik kencing CPO di Inhu mendadak tutup

DITUTUPI TERPAL - Salah Satu Lokasi Penampungan CPO di Riau Ramai Disinggahi Truk Tanki Pengangkut CPO | Istimewa
Beritariau.com, Inhu - Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hulu (Inhu) dan jajarannya semakin gencar melakukan penyelidikan terkait maraknya informasi keberadaan praktek 'kencing' minyak mentah kelapa sawit alias Crude Palm Oil (CPO).
Akibatnya, beberapa lokasi yang diduga tempat penampungan CPO ilegal yang sebelumnya tampak beroperasi, mendadak tutup.
Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Inhu AKP Andrie Setiawan, Sabtu (10/06/17) mengaku, pihaknya telah melakukan penyelidikan dengan mendatangi beberapa lokasi yang diduga sebagai tempat penampungan cairan bernilai tinggi yang berada di Jalan Lintas Timur Desa Kota Lama Kecamatan Rengat Barat itu.
Dari hasil penyelidikan yang dilakukan Jumat (09/06/17) sore kemarin, pihaknya menemukan sisa - sisa bekas penampungan CPO.
"Saat kami ke lapangan, tempat yang diduga pemampungan CPO tersebut sudah ditutup," ujarnya.
Andrie mengklaim, beberapa pekan sebelumnya, jajaran Reskrim Polres Inhu juga melakukan penggerebekan tempat penampungan CPO di Jalan Lintas Timur Desa Talang Jerinjing Kecamatan Rengat Barat.
Dengan adanya penggerebekan tersebut, praktek 'kencing' CPO di lokasi itu tidak berjalan lagi.
"Sampai hari ini kami memastikan sudah tidak ada lagi praktek kencing CPO, namun demikian kami tetap melakukan pemantauan dan penyelidikan ke beberapa lokasi yang diduga sebagai tempat penampungan CPO," jelasnya.
Sebelumnya, publik dihebohkan dengan informasi mengenai adanya praktek 'kencing' CPO di Dusun Pagkalan Desa Kota Lama.
Di lokasi itu terlihat beberapa truk tangki pengangkut CPO dari pabrik kelapa sawit sedang membongkar CPO.
Selain itu, di lokasi itu juga terlihat puluhan drum dan jerigen yang digunakan untuk menampung CPO dari truck tangki. [ysf]

