Mahasiswa UNRI sampaikan 7 tuntutan saat Firdaus MT bacakan pidato sambutan di Paripurna DPRD

Mahasiswa UNRI sampaikan 7 tuntutan saat Firdaus MT bacakan pidato sambutan di Paripurna DPRD

DIAMANKAN - Mahasiswa BEM UNRI yang diamankan oleh Satpol PP Pekanbaru, usai diinterogasi di gedung DPRD Kota Pekanbaru | Beritariau.com

Beritariau.com Pekanbaru - Mahasiswa BEM UNRI, Zuhri, yang diamankan dan dibawa ke Polsek Pekanbaru Kota, mengungkapkan bahwa niat hatinya saat berteriak dalam pidato sambutan walikota dan wakil walikota Pekanbaru 2017-2022, hanya ingin agar walikota terpilih, Firdaus MT merealisasikan 7 janji-janji kampanyenya sebagaimana visi yang didengungkan saat kampanye.

"Kami cuma ingin ekonomi ini tidak lagi ekonomi kapitalis, tapi ekonomi kerakyatan," Kata Zuhri saat digelandang polisi ke Polsek Pekanbaru Kota, Senin (22/05/17).

Dia mengaku, aksi yang dilakukannya dalam gedung Paripurna DPRD Kota Pekanbaru, saat Firdaus MT membacakan pidato sambutan itu berlangsung secara spontan. Aksi itu, wujud aspirasi masyarakat yang selama ini belum tersampaikan. Termasuk memberikan hadiah sertifikat kota paling banyak sampah.

"Kami cuma ingin kota Pekanbaru ini jadi kota madani dan tak jadi kota sampah lagi dan bebas dari praktik prostitusi," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, dua orang mahasiswa dari BEM UNRI dengan berseragam almamater biru, tiba-tiba muncul saat pembacaan pidato sambutan Walikota Pekanbaru dan Wakil Walikota Pekanbaru periode 2017-2022 yang dibacakan oleh Walikota Pekanbaru terpilih, Firdaus MT, di ruang Paripurna DPRD Kota Pekanbaru, Senin (22/05/17) siang.

Dua orang mahasiswa berteriak dan memberikan sertifikat dan Al qur'an saat Firdaus MT baru memulai pidato awal sambutannya. Sontak saja, suasana gaduh mewarnai pidato sambutan Walikota Pekanbaru, diruangan tersebut.

Mahasiswa itu lalu diamankan oleh Satpol PP Pekanbaru dan dibawa keluar ruang paripurna. Saat dibawa semua tamu undangan berteriak dan meminta mahasiswa itu segera diamankan dan diinterogasi. 

Beberapa pukulan sempat melayang di kepala mahasiswa tersebut. Beruntung aksi tersebut sempat dilerai dan petugas keamanan mengamankan dua orang mahasiswa itu. Setelah diinterogasi, dua orang mahasiswa itu langsung dibawa polisi ke Polsek Pekanbaru Kota. [bam]