Butuh Anggaran Rp45 Miliar Lagi
Sebut Proyek MY RSUD Pekanbaru sudah 100 persen, Diskes Pekanbaru ngaku kekurangan alat
Ilustrasi
Beritariau.com Pekanbaru - Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, mengaku bahwa hingga saat ini masih kekurangan anggaran dalam pengadaan alat-alat yang diprioritaskan untuk gedung proyek Multi Years (MY) RSUD Pekanbaru. Alat yang dibutuhkan tersebut berhubungan dengan electrical mechanical yang ada di dalam gedung.
"Dibutuhkan anggaran sebesar Rp45 Miliar untuk pengadaan alat yang berhubungan dengan pengerjaan kelistrikan dan mekanik," kata Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan (Yankes) Diskes Kota Pekanbaru Rahmad Ramadiayanto, kepada wartawan, Senin (03/04/17).
Meski saat ini kecil kemungkinan realisasi itu tercapai karena adanya defisit anggaran yang ada di APBD Kota Pekanbaru, pihaknya mencari solusi baru. Salah satunya yakni mengajukan permohonan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang bersumber dari APBN lewat Bantuan Keuangan Kementerian.
"Kita sudah melakukan CCO (Contract Changer Order,red). Ada sekitar 18 persen terjadi pengurangan pekerjaan. Dari nilai proyek sebelumnya Rp 80,9 miliar menjadi Rp 60 miliar," ungkapnya.
Tidak hanya kebutuhan listrik serta alat-alat mekanik, proyek MY RSUD Pekanbaru tersebut, saat ini membutuhkan pengadaan alat kesehatan (alkes). Dimana, dalam pengerjaan proyek tersebut, alkes tidak masuk dalam rencana pembangunan rumah sakit milik Pemko Pekanbaru itu.
"Mudah-mudahan, RSUD ini segera beroperasi. Karena pembangunannya sudah 100 persen. Sekarang masih dalam tahap proses pemeliharaan," terangnya berharap. [bam]

