50 Pengunjung Positif Konsumsi Narkoba
Razia hiburan malam, BNN pergoki Pelajar, Mahasiswi bahkan mantan Bupati Pelalawan

RAZIA - Petugas BNN Saat di Salah Satu Ruangan Karaoke di SP Club Jalan Teuku Umar Pekanbaru | Beritariau.com 2017
Beritariau.com, Pekanbaru - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau, Sabtu (01/04/17) tengah malam, memulai aksi penindakan di sejumlah tempat hiburan malam di Pekanbaru. Kali ini, dua tim BNN yang dibantu Polda Riau dan TNI disebar ke sekitar 10 titik lokasi hiburan malam yang diduga marak peredaran narkoba.
Informasi yang dirangkum, sedikitnya 50 orang yang terdiri dari 21 pria dan 29 wanita terjaring lantaran terdeteksi positif mengkonsumsi narkoba berdasarkan tes urine di lokasi masing-masing.
Malam tadi, dua tim disebar menyisir beberapa lokasi antara lain Karaoke Grand Central, Grand Dragon Pub & KTv, Star City, CE7 KTv, Permata KTv, SP Club, Idol KTv, Sago KTv Hotel Furaya, RP International Pool & KTv dan Terminal 8 Pool & KTv.
Petugas BNN juga turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa bong sabu yang diduga dibuang begitu mendengar BNN menggelar razia.
Dari sejumlah titik, petugas banyak disibukkan saat menyasar SP Club. Selain ditemukannya alat hisap narkoba jenis sabu, petugas juga memergoki siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP), oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Mahasiswi.
Tak hanya itu, bahkan saat di Karaoke Hotel Grand Central yang terletak di basement, petugas BNN memergoki pria yang dikenal sebagai mantan Bupati Pelalawan bernama lengkap Tengku Azmun Jaafar sedang asik karaoke di ruangannya.
Saat ditanya petugas, dilansi, terpidana 11 tahun penjara dalam kasus korupsi penerbitan Izin Pemanfaatan Hutan ini mengaku kelelahan baru tiba dari Jakarta dan menyempat diri untuk bersantai sejenak.
"Saya baru dari Jakarta, pak," ujar Azmun kepada petugas seperti dilaporkan riaupotenza.com, Minggu (02/04/17) dini hari.
Dari hasil pemeriksaan, Kepala BNN Provinsi Riau Brigadir Jenderal M Wahyu Hidayat mengatakan, Azmun dinyatakan negatif.
"Iya, dia (mantan Bupati, red) mengaku menghilangkan kejenuhan. Kita sudah periksa (tes urine, red). Hasilnya negatif," ungkap Wahyu kepada wartawan.
Dalam kegiatan penindakan ini, seluruh pengunjung yang postifi mengkonsumsi narkoba dari 10 titik hiburan malam ini dibawa ke markas BNN untuk menjalani assestment. [red]

