Bukti Rekaman CCTV Tak Kuat
Polresta Pekanbaru kesulitan tangkap Penjambret tas milik Anggota Brimob

ilustrasi
Beritariau.com, Pekanbaru - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru, masih kesulitan mengungkap kasus penjambretan tas sandang milik anggota Brimobda Riau yang terjadi di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di parkiran Pasar Buah Kecamatan Senapelan Pekanbaru, Sabtu (25/02/17) lalu.
Dalam aksinya, dua orang penjambret menggunakan sepeda motor Honda berhasil menyikat tas sandang milik Iptu Yz yang berisikan sepucuk pistol Revolver tipe SNW dan uang Rp3 juta.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, saat dikonfirmasi mengatakan kasus ini masih dalam penyelidikan dan pendalaman barang bukti serta keterangan (Pulbaket).
Sementara ini dari keterangan dan bukti yang ada dilapangan masih mendapatkan kendala, diantaranya kamera pengintai (CCTV) milik Pasar Buah tidak menemukan titik terang mengenai wajah para penjambret dan kronologisnya.
"CCTV yang memperlihatkan masih kurang bukti kuat untuk mendapatkan keterangan mengenai wajah dan aksi jambret. Meski demikian tetap kita lakukan pengejaran," kata Guntur, Jumat (31/03/17).
Diberitakan sebelumnya, seorang anggota Brimob Polda Riau berinisial Iptu Yz menjadi korban penjambretan sewaktu berada di parkiran Pasar Buah Jalan Jenderal Sudirman Kota Pekanbaru, Sabtu (25/02/17) sekitar pukul 18.37 WIB.
Saat itu, Iptu Yz keluar dari Pasar Buah dan menuju ke mobilnya yang terparkir di depan Pasar Buah.
Sewaktu hendak memasukkan barang-barang belanjaan ke bagasi belakang mobilnya, tiba-tiba dua pria tak dikenal datang sambil langsung menyambar tas miliknya yang disandang di bahunya.
Korban lalu melaporkan kasus yang dialaminya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Pekanbaru guna proses selanjutnya. [red]

