Tahun ini, Pemprov Salurkan 15 Kapal untuk Nelayan Inhil

Tahun ini, Pemprov Salurkan 15 Kapal untuk Nelayan Inhil

Beritariau.com, Pekanbaru - Tahun 2017 ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan menyalurkan 15 kapal tangkap ikan berukuran 5GT (gross ton) bagi nelayan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Belasan kapal senilai Rp 3 miliar tersebut dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Riau 2017.

"Bantuan kapal akan diberikan kepada kelompok nelayan yang ada di Riau, yang sudah kami data itu nelayan di Kabupaten Indragiri Hilir," ujar Pelaksana tugas Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau Nafilson yang dikutip dari Antarariau.com, Jumat (31/3/2017).

Diakuinya, jumlah bantuan tersebut sebenarnya sangatlah kecil apabila dibandingkan dengan jumlah nelayan yang mencapai 80 ribu orang, yang tersebar di tujuh kawasan pesisir Provinsi Riau. Alasannya, dikarenakan dana APBD Riau semakin mengerucut setiap tahunnya. 

"Tahun ini APBD untuk sektor perikanan dan kelautan sebesar Rp34 miliar, yang kita realisasikan pada program bantuan kapal, bantuan alat tangkap, restoking ikan, pembenihan dan lainnya," ujar Nafilson.

Sementara pada 2018 nanti, Pihaknya mengusulkan untuk bantuan 270 unit kapal berukuran sama kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan. 

"Kita ajukan untuk pengadaan kapal kepada pemerintah pusat. Kemarin sudah konsultasi dengan pak Gubernur Riau, saya bersikukuh agar 270 unit kapal dapat dibantu KKP pada 2018 nanti," paparnya. 

Ia mengatakan, bantuan pengadaan kapal sangat diperlukan nelayan untuk mendukung operasional melaut. 
Sebagai informasi, Provinsi Riau memiliki wilayah pesisir yang cukup luas dengan garis pantai mencapai 2.079 kilometer atau duakali lipat pulau Jawa. Sehingga banyak penduduk setempat berprofesi sebagai nelayan. 

Sedangkan, tercatat potensi kelautan di daerah itu mencapai 140.000 ton per tahun, dan terus mengalami peningkatan. Sementara potensi perikanan budidaya mencapai 40.000 ton pertahunnya. [red]