Akhir Tahun ini, 4.000-an Honorer di Dumai Diberhentikan

Beritariau.com, Dumai - Sebanyak 4.720 honorer di Pemerintah Kota (Pemko) Dumai terancam diberhentikan pada akhir Desember 2016 ini.
Ribuan honorer ini tersebar di seluruh Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD), termasuk guru (setingkat TK, SD, SMP, dan SMA) dan tenaga medis. Tenaga honorer yang diberhentikan nanti diserahkan ke Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) yang baru.
"Pemberhentian tenaga honorer ini bertujuan untuk kejelasan administrasi, karena awal 2017 OPD yang baru sudah berjalan. Yang mana (tenaga honorer) mau diangkat silahkan saja, sesuai anggaran OPD masing-masing," ungkap Walikota Dumai Zulkifli As.
Walikota juga mengatakan, OPD juga dapat mempekerjakan kembali tenaga honorer tersebut jika memiliki anggaran untuk mempekerjakan para tenaga honorer tersebut pada awal tahun 2017 mendatang.
Ditempat terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Dumai Sepranef Samsir mengatakan, ada tidaknya pengurangan tenaga honorer sejumlah 4.720 orang tergantung kebijakan Walikota Dumai.
"Saat ini kita masih menunggu keputusan kebijakan walikota. Apa ada pengurangan tenaga honorer atau tidak. Karena laporannya sudah kita berikan kepada walikota," jelasnya. [red]

