Pasca Ditutup AirAsia
Xpress Air buka rute Bandung-Pekanbaru

ilustrasi
Beritariau.com, Pekanbaru - Tutupnya rute penerbangan tujuan Bandung-Pekanbaru maskapai AirAsia sejak Agustus 2016, menjadi kesempatan bagi maskapai Xpress Air segera membuka rute tersebut di tahun ini.
"Estimasinya pada bulan akhir (Desember) di tahun 2016 ini,” kata Kepala Stasiun Xpress Air Cabang Pekanbaru, Rizon Jayadi, Selasa (15/11/16).
Menurutnya, tim komersial operator dari perusahaan penerbangan tersebut, saat ini sedang mempersiapkan segala sesuatu terkait operasional penambahan rute domestik itu.
Terutama pada bandara asal yakni Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung dan Bandara tujuan di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru.
Pihaknya mengklaim, pengelola bandara dan AirNav terutama di Pekanbaru sangat mendukung rencana Xpress Air menambah penerbangan di bandara setempat.
"Kita sekarang ini, sedang pada tahap persiapan menunggu tambahan unit pesawat. Dan tipe pesawat yang digunakan utuk rute ini yaitu Boeing 737-500," terangnya.
Operasional maskapai Xpress Air di Pekanbaru sejak 18 Desember 2015, telah melayani tiga rute yakni Palembang-Pekanbaru, Pekanbaru-Tanjungpinang dan Pekanbaru-Malaka masing-masing pergi pulang.
Sekedar informasi, operator ini berdiri pada tahun 2003 yang kini melayani 38 rute dengan ketersediaan armada 14 unit pesawat dari berbagai tipe seperti Dornier 328-800 dan Boeing 737 seri 300/500.
"Rute Bandung-Pekanbaru sengaja kita lirik, salah satunya untuk layani transportasi udara pada bidang pariwisata dan bisnis di Kota pekanbaru," tambah Rizon.
Awal Agustus 2016, maskapai AirAsia resmi menghentikan operasional rute Pekanbaru-Bandung dengan alasan modal perusahaan milik pengusaha Malaysia tersebut.
"Mereka sudah ajukan surat ke kami, resmi sejak 1 Agustus lalu rute Pekanbaru-Bandung atau sebaliknya sudah dihentikan," kata Kepala Divisi Pelayanan dan Operasional Bandara Internasional SSK II, Hasturman.
Otomatis, rute penerbangan langsung Pekanbaru-Bandung, cuma dilayani satu operator yakni dari grup maskapai Garuda Indonesia, yaitu Citilink Indonesia dengan jadwal pergi pulang satu kali sehari. [red/moneter.co.id]

