Perampok Bawa Kabur Rp70 Juta

Kapolresta Pekanbaru mencurigai ada keterlibatan orang dalam bank

Kapolresta Pekanbaru mencurigai ada keterlibatan orang dalam bank

KAPOLRESTA PEKANBARU - Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Toni Hermawan | Istimewa

Beritariau.com, Pekanbaru - Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Toni Hermawan, mencurigai adanya keterlibatan orang dalam bank terkait aksi perampokan di kawasan Jalan Paus, tepatnya antara Jalan Belimbing dan Jalan Bawal Kelurahan Wonorejo Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.

Untuk membuktikan hal tersebut, dia mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi, untuk mencari tahu, siapa otak pelaku dibalik perampokan tersebut.

"Kalau masyarakat ada informasi dibantu kita. Ini modusnya-modus lama. Kecurigaan sudah dipelajari. Jadi pelaku sudah tahu kebiasaan si korban mengambil uang dibank sudah rutin," ucap Toni, kepada wartawan, ditemui di Kantor Panwaslu Pekanbaru, usai melakukan pengawalan musyawarah sengketa pemilihan, Rabu, (2/11/16).

Lewat kecurigaan orang dalam itu, dia yakin bahwa sudah dilakukan pengintaian dan gerak-gerik korban saat mengambil uang di bank secara rutin.

"Mungkin dia (pelaku,red) sudah tahu bagaimana korban melakukan transaksi dari bank. Dari informasi orang dalam mengintai korban datang pada tanggal sekian dan jam sekian. Ini seperti sudah tergambar dari informasi," terangnya.

Dan lewat rekaman CCTV, dia akan memantau nantinya, kapan korban berada di bank. Termasuk gerak gerik orang yang melakukan pengintaian kepada korban saat melakukan transaksi di bank.

"Sementara kecurigaan kepada 1 sepeda motor yang disinyalir ada dia orang. Lewat CCTV kita pelajari dulu, disitu nanti akan diketahui dan segera mungkin pelaku ditangkap," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, sedikitnya 4 perampok bersenjata tajam, Senin (31/10/16) pagi sekitar pukul 10.30 wib, beraksi di kawasan Jalan Paus, tepatnya antara Jalan Belimbing dan Jalan Bawal Kelurahan Wonorejo Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru. 

Sasaran dari perampok itu adalah warga bernama Ahmad Firza (35) yang saat ini menjadi korban dan uang sebesar Rp70 juta yang baru diambilnya dari Bank BNI Jalan Tuanku Tambusai dan hendak pulang menuju ke rumahnya di Jalan Bawal.

Korban, saat ini menderita sejumlah luka yang cukup serius yakni di kening, dagu serta dadanya. Korban dirawat secara insentif di RSUD Arifin Achmad sebelum dibawa ke ruang ICU RS Awal Bros Pekanbaru. [bam]