Dihakimi Tanpa Proses Hukum
Diduga maling, Pelajar di Pekanbaru tewas diamuk massa di Asrama Pancasila

ilustrasi
Beritariau.com, Pekanbaru - Seorang remaja berusia 18 tahun yang diketahui berstatus pelajar SMK, Minggu (30/10/16) malam sekitar pukul 21.50 wib, ditemukan meregang nyawa di lapangan volly Asrama Pancasila Jalan DR Sutomo Kelurahan Suka Mulia Kecamatan Sail.
Remaja berinisial Gu ini, diduga tewas usai dikeroyok oleh masyarakat lantaran kepergok nekad beraksi mencuri sepeda motor di sekitar lokasi kawasan militer ini. Informasi yang dirangkum, sebelum ditemukan tewas, Gu sempat dikejar-kejar massa dan diteriaki maling.
Ketika tertangkap, ia pun menjadi bulan-bulanan warga yang marah atas ulahnya. Gu dihajar dan diadili tanpa melalui jalur hukum.
Seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan, sebelumnya digebuki, Gu sempat terlihat berada disekitar lokasi. Saat itu, ada warga yang kehilangan sepeda motornya. Gu yang dicurigasi sebagai biang kerok langsung dihakimi.
Mendengar adanya keributan akibat tindak pidana pencurian, petugas kepolisian langsung menuju lokasi kejadian.
Namun, terlambat sudah. Gu sudah tak bernyawa lagi sebelum menjalani proses hukum atas tuduhan kepada dirinya. Kepolisian mengevakuasi jasad Gu dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau.
Dari hasil visum et revertum yang di dapat, ditubuh Gu terdapat sejumlah luka memar akibat pukulan.
Di lokasi kejadian, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Honda Beat warna merah tanpa TNKB milik pelaku. Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian. [red]

