Lepas Kontingen Porseni IGTKI PGRI, Bunda PAUD Inhil Tekankan Pentingnya Adopsi Praktik Baik

Lepas Kontingen Porseni IGTKI PGRI, Bunda PAUD Inhil Tekankan Pentingnya Adopsi Praktik Baik

Beritariau.com, TEMBILAHAN – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Katerina Susanti, berpesan kepada kontingen Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Inhil agar tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga memanfaatkan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tingkat Provinsi Riau sebagai ajang belajar dan meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.

Pesan tersebut disampaikan Katerina saat melepas keberangkatan kontingen IGTKI PGRI Inhil yang akan mengikuti Porseni IGTKI PGRI tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi, Senin (12/10/2026) pagi.

Kegiatan pelepasan berlangsung di halaman Kediaman Dinas Bupati Inhil. Hadir dalam kesempatan itu Kepala Dinas Pendidikan Inhil yang diwakili Kepala Bidang PAUD, Marisa Mona, Ketua PP PAUD Safarina Tantawi, serta sejumlah pihak terkait.

Katerina berharap seluruh peserta dapat menampilkan kemampuan terbaik dalam setiap cabang perlombaan dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga nama baik Kabupaten Inhil.

“Tampilkanlah potensi yang ada dengan maksimal, tapi ingat, harus menjunjung tinggi sportivitas selama berkompetisi dan tetap menjaga nama baik daerah,” pesannya.

Namun, menurut Katerina, Porseni tidak semata-mata menjadi arena untuk menunjukkan kemampuan dan meraih kemenangan. Ajang tersebut juga menjadi kesempatan bagi para pendidik PAUD untuk memperluas wawasan, bertukar pengalaman, serta mempelajari inovasi pembelajaran yang diterapkan daerah lain.

Ia meminta para peserta memperhatikan berbagai praktik baik yang ditemui selama kegiatan, terutama yang berkaitan dengan penyelenggaraan PAUD, pengembangan kreativitas guru, dan inovasi dalam proses pembelajaran.

“Pelajari praktik-praktik baik dalam penyelenggaraan PAUD, pengembangan kreativitas guru serta inovasi pembelajaran. Sehingga ketika pulang nanti, ada pengalaman dan wawasan yang dibawa untuk memajukan kualitas pendidikan di Inhil,” ujarnya.

Pesan tersebut menegaskan bahwa manfaat Porseni diharapkan tidak berhenti setelah perlombaan selesai. Pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh para peserta dapat diterapkan kembali di satuan pendidikan masing-masing untuk memperkaya metode pembelajaran dan meningkatkan kreativitas tenaga pendidik.

Kontingen Inhil yang diberangkatkan berjumlah 45 orang, terdiri atas 32 peserta dan 14 pendamping, sebagaimana dilaporkan panitia. Mereka akan mengikuti tujuh cabang perlombaan, yakni bermain sambil bernyanyi, senam fantasi, Senam 7 Kasih, gerak dan lagu, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), digitalisasi, serta finger painting.

Keikutsertaan kontingen IGTKI PGRI Inhil dalam Porseni tingkat Provinsi Riau diharapkan dapat memperkuat kompetensi guru PAUD sekaligus membawa pulang pengalaman baru untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan anak usia dini di Kabupaten Indragiri Hilir. (*)