UIR Perkuat Jejaring Internasional Lewat UMAP 2026
Beritariau.com, PEKANBARU – Universitas Islam Riau (UIR) terus memperluas jejaring kerja sama internasional guna membuka peluang mobilitas mahasiswa, meningkatkan kapasitas sivitas akademika, serta mendukung target menjadi universitas berkelas dunia pada 2041.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui partisipasi Kepala Badan Kerja Sama dan Urusan Internasional (BKUI) UIR, Dini Tiara Sasmi, S.IP., M.Si., M.A., dalam kegiatan University Mobility in Asia and the Pacific (UMAP) Indonesia Member Gathering 2026 yang berlangsung selama dua hari di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
UIR sendiri telah menjadi anggota UMAP sejak Mei 2022. Organisasi ini berfokus pada pengembangan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui kerja sama antarperguruan tinggi di kawasan Asia Pasifik dan wilayah lainnya.
Dini menjelaskan, kegiatan UMAP Indonesia Member Gathering 2026 diikuti 31 perguruan tinggi anggota dari Indonesia serta 14 perguruan tinggi dari sejumlah negara, di antaranya Vietnam, Thailand, Singapura, Rusia, Filipina, Jepang, dan Malaysia.
Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi para pengelola kerja sama internasional perguruan tinggi untuk memperkuat koordinasi sekaligus membahas peluang pengembangan program internasionalisasi kampus.
“Kegiatan UMAP Indonesia Member Gathering 2026 diikuti oleh 31 anggota perguruan tinggi dalam negeri dan 14 perguruan tinggi yang berasal dari Vietnam, Thailand, Singapura, Rusia, Filipina, Jepang, dan Malaysia,” ujar Dini kepada tim Humas UIR.
Ia menambahkan, rangkaian kegiatan tidak hanya berupa pertemuan antarpengelola kerja sama perguruan tinggi, tetapi juga mencakup koordinasi anggota UMAP Indonesia, pelatihan USCO, lokakarya penguatan internasionalisasi, serta global fair.
Menurut Dini, keterlibatan UIR dalam organisasi internasional tersebut merupakan langkah strategis untuk memperluas kemitraan lintas negara sekaligus mendukung visi UIR pada 2041, yakni menjadi Universitas Islam Berkelas Dunia Berbasis Iman dan Takwa.
Ia menyebut keanggotaan UMAP sebagai peluang penting bagi UIR untuk meningkatkan eksposur internasional dan memperluas akses terhadap program kolaborasi akademik.
“Suatu hal yang sangat bergengsi bahwa Universitas Islam Riau ikut bergabung ke dalam 200 perguruan tinggi dan 23 negara yang terdaftar dalam keanggotaan University Mobility in Asia and the Pacific,” ungkapnya.
Keanggotaan tersebut diharapkan membuka kesempatan lebih luas bagi mahasiswa UIR untuk mengikuti program pertukaran dan pengalaman akademik di kawasan Asia Pasifik. Program UMAP mencakup kegiatan akademik, terutama pertukaran mahasiswa, serta kegiatan nonakademik berupa pelatihan kepemimpinan dan peningkatan kapasitas dosen maupun tenaga kependidikan.
Melalui berbagai program tersebut, UIR berpeluang memperluas pengalaman belajar mahasiswa, memperkuat kompetensi sumber daya manusia, serta membangun hubungan akademik dengan perguruan tinggi mitra di berbagai negara.
Partisipasi UIR dalam UMAP Indonesia Member Gathering 2026 juga melanjutkan keterlibatan kampus tersebut dalam agenda internasional sebelumnya. Pada 2024, UIR tercatat pernah mengikuti kegiatan Discovery Camp Winter.
UIR berharap partisipasi berkelanjutan dalam forum internasional dapat menghasilkan kerja sama yang lebih konkret, terutama dalam pertukaran mahasiswa, pengembangan kapasitas akademik, dan penguatan internasionalisasi kampus.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya UIR memperluas akses pendidikan berwawasan global tanpa meninggalkan identitasnya sebagai perguruan tinggi Islam yang berlandaskan iman dan takwa. (*)

