Kebun Raya Universitas Pahlawan Diresmikan, Ahmad Yuzar: Kebanggaan Masyarakat Kampar

Kebun Raya Universitas Pahlawan Diresmikan, Ahmad Yuzar: Kebanggaan Masyarakat Kampar

Beritariau.com, BANGKINANG KOTA -- Bupati Kampar Ahmad Yuzar mengapresiasi kehadiran Kebun Raya Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai di Bangkinang. Kawasan konservasi seluas sekitar 30 hektare tersebut dinilai menjadi langkah nyata dalam menjaga kelestarian alam sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi di bidang pendidikan, penelitian, dan ekowisata.

Apresiasi itu disampaikan Ahmad Yuzar saat menghadiri Grand Opening Kebun Raya Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Jumat (9/10/2026). Ia menilai komitmen universitas mempertahankan kawasan hutan dan mengembangkannya menjadi kebun raya merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan di tengah meningkatnya tantangan kerusakan alam.

“Ini sungguh luar biasa dan membanggakan. Sebuah universitas mampu mempertahankan kawasan hutan sekaligus mengembangkannya menjadi kebun raya yang memiliki nilai konservasi, pendidikan, penelitian, dan wisata. Ini bukan hanya kebanggaan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, tetapi juga kebanggaan seluruh masyarakat Kabupaten Kampar,” ujar Ahmad Yuzar.

Bupati yang turut menjelajahi kawasan kebun raya itu menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kampar mendukung upaya pelestarian lingkungan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan generasi mendatang.

Menurutnya, menjaga alam merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan tindakan nyata, kolaborasi, serta kesadaran seluruh elemen masyarakat.

“Alam yang kita jaga dan rawat akan memberikan manfaat kembali kepada kita. Karena itu, upaya pelestarian lingkungan harus terus kita dukung. Di tengah degradasi alam yang semakin memprihatinkan, kehadiran perguruan tinggi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan patut kita apresiasi dan jadikan contoh,” tegasnya.

Ahmad Yuzar berharap Kebun Raya Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai terus dikembangkan menjadi pusat konservasi yang terbuka bagi civitas akademika, peneliti, pelajar, dan masyarakat luas. Ia juga mendorong penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan pihak universitas agar kawasan tersebut berkembang menjadi salah satu aset unggulan Kampar di bidang lingkungan hidup, pendidikan, dan ekowisata.

Sementara itu, Rektor Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Prof. dr. Amir Luthfi, menjelaskan kebun raya tersebut memiliki luas sekitar 30 hektare, dengan zona terbangun mencapai 15 hektare.

Kawasan ini dilengkapi beragam fasilitas dan koleksi tanaman yang dirancang untuk mendukung konservasi, penelitian, edukasi, wisata, serta pemanfaatan jasa lingkungan secara berkelanjutan.

Sejumlah fasilitas yang tersedia antara lain kantor pengelola, aula terbuka, area pembibitan, fasilitas peternakan kambing dan ayam, serta koleksi tanaman obat dan tumbuhan meranti. Kebun raya ini juga memiliki koleksi kantong semar, tanaman rotan, kebun buah langka, Taman Kaktus, Taman Kolam Tropis, Taman Hutan Pakis, dan berbagai kawasan tematik lainnya.

Selain itu, tersedia jembatan kayu, taman bermain, sentra kuliner, serta sejumlah jalur dan taman yang memungkinkan pengunjung menjelajahi kawasan hijau tersebut.

Prof. Amir Luthfi mengatakan, keberadaan berbagai zona dan fasilitas itu diharapkan menjadikan kebun raya sebagai kawasan produktif untuk menjaga keanekaragaman hayati sekaligus sarana pembelajaran langsung mengenai keseimbangan ekosistem.

Kawasan tersebut juga telah menarik minat pengunjung dari berbagai negara. Menurut Amir, rombongan sekitar 70 orang dari enam negara pernah mengunjungi kawasan hutan itu, termasuk pengunjung dari Australia, Malaysia, dan Tiongkok, serta tamu dari dalam negeri.

Kunjungan tersebut menunjukkan potensi Kebun Raya Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis lingkungan sekaligus ruang edukasi bagi masyarakat.

Pada kesempatan itu, Amir Luthfi menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kampar, khususnya Bupati Ahmad Yuzar, atas dukungan terhadap pelestarian alam dan pengembangan kebun raya.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Kampar, khususnya Bapak Bupati Ahmad Yuzar, yang senantiasa memberikan dukungan terhadap pelestarian alam. Alhamdulillah, melalui kerja sama dan sinergi yang telah terjalin selama ini, Kebun Raya Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai dapat diresmikan. Kami berharap dukungan dan kolaborasi ini terus berlanjut agar kebun raya ini semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar,” ungkapnya.

Peresmian kebun raya ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam menjaga lingkungan. Keberadaannya diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Kampar, tetapi juga menjadi ruang konservasi dan pembelajaran yang memberi manfaat bagi generasi mendatang. (*)