Wabup Rohil Pimpin Mediasi PT Sedora dan Koperasi, Cari Jalan Keluar Bersama Warga Transmigrasi

Beritariau.com, Bagansiapiapi -- Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) terus berupaya mencari jalan keluar atas persoalan yang melibatkan PT Sedora, Koperasi Datuk Dewa Pahlawan dan masyarakat transmigrasi.
Upaya tersebut dilakukan Wakil Bupati Rohil Jhony Charles dengan memimpin langsung rapat lanjutan pembahasan persoalan tersebut, Selasa (6/10/2026).
Pertemuan itu menjadi bagian dari langkah Pemkab Rohil untuk menyamakan persepsi seluruh pihak sebelum memasuki agenda mediasi lanjutan yang mempertemukan seluruh unsur terkait dalam satu forum.
Jhony Charles menegaskan, pemerintah daerah mengambil posisi sebagai jembatan bagi seluruh pihak. Pemkab Rohil berupaya memastikan penyelesaian persoalan dilakukan secara adil dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat maupun keberlangsungan investasi di daerah.
“Bismillah. Hari ini saya didampingi oleh Asisten I Setda Rohil, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Kabag Tata Pemerintahan (Tapem), Camat, Kepala Desa, Kepala Dusun, serta jajaran pihak Kepolisian dan perwakilan anggota koperasi,” ujar Jhony Charles.
Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur pemerintahan dan aparat penegak hukum menjadi bagian penting dalam memastikan proses penyelesaian persoalan berjalan secara terbuka dan terarah.
Pemkab Rohil selanjutnya akan mempertemukan seluruh elemen yang berkaitan dengan persoalan tersebut dalam agenda mediasi lanjutan. Forum tersebut diharapkan mampu menghasilkan kesepakatan yang dapat diterima seluruh pihak.
Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya penyelesaian persoalan dengan mengedepankan komunikasi dan kepala dingin. Langkah tersebut dinilai penting agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas di tengah masyarakat.
Mediasi diharapkan dapat melahirkan solusi terbaik, tidak hanya bagi masyarakat transmigrasi dan koperasi, tetapi juga bagi keberlangsungan investasi dan pembangunan daerah.
Pemkab Rohil berharap seluruh pihak dapat mengedepankan kepentingan bersama serta mencari titik temu melalui musyawarah untuk mencapai penyelesaian yang adil dan saling menguntungkan.
Dengan langkah tersebut, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penyelesaian persoalan PT Sedora dan Koperasi Datuk Dewa Pahlawan hingga ditemukan jalan keluar yang dapat diterima bersama. (*)

