Wakili Bupati Inhil, Asisten III Hadiri Haul Syekh Abdul Qadir Al-Jailani di GAS

Beritariau.com, Gaung Anak Serka -- Bupati Indragiri Hilir (Inhil) yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Inhil, Fadillah, menghadiri peringatan Haul Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, Syekh K.H. Muhammad Ali bin Syekh K.H. Abdul Wahab, serta Haul Jamak di Masjid Besar Al Falah, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), Jumat (2/10/2026).
Peringatan haul berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan jamaah. Kegiatan tersebut menghadirkan penceramah Al Ustadz K.H. Pakhruddin Nur dari Kuala Tungkal, Jambi.
Turut hadir sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Inhil, unsur Forkopimcam GAS, Kepala KUA GAS, Lurah Teluk Pinang, panitia pelaksana, alim ulama, tokoh masyarakat serta para jamaah.
Dalam kesempatan tersebut, Fadillah membacakan sambutan tertulis Bupati Inhil. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa peringatan haul bukan sekadar kegiatan untuk mengenang wafatnya para ulama, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang jasa, keteladanan dan perjuangan mereka dalam menegakkan syiar Islam.
“Melalui majelis ini, kita memetik inspirasi dari keluhuran akhlak dan ketawakkalan Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, sekaligus meneladani rekam jejak Syekh K.H. Muhammad Ali bin Syekh K.H. Abdul Wahab,” ujar Fadillah membacakan sambutan Bupati.
Menurutnya, Syekh K.H. Muhammad Ali bin Syekh K.H. Abdul Wahab merupakan sosok ulama sekaligus cendekiawan yang mendedikasikan hidupnya untuk dakwah, pendidikan dan penulisan berbagai karya di bidang fikih serta tasawuf.
Keteladanan para ulama tersebut, lanjutnya, penting untuk terus diwariskan kepada generasi muda agar nilai-nilai keislaman tidak hanya menjadi bagian dari sejarah, tetapi tetap hidup dalam kehidupan masyarakat.
Bupati juga mengajak masyarakat menjadikan Haul Jamak sebagai momentum untuk merenungkan kembali jasa para pendahulu yang telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan agama Islam maupun kemajuan daerah.
“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai motivasi untuk terus belajar, beramal, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, sehingga kita menjadi insan yang membawa manfaat besar bagi agama, bangsa, dan negara,” katanya.
Peringatan haul kemudian ditutup dengan pembacaan pantun sambutan dan doa bersama untuk memohon keselamatan serta keberkahan bagi masyarakat dan Kabupaten Indragiri Hilir.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah daerah, ulama, tokoh masyarakat dan jamaah dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan serta semangat kebersamaan di tengah masyarakat. (*)

