Tinjau Jembatan Pasar Baru, Bupati Bistamam Janji Tindaklanjuti Aspirasi Warga

Tinjau Jembatan Pasar Baru, Bupati Bistamam Janji Tindaklanjuti Aspirasi Warga

Beritariau.com, Bagansiapiapi -- Usai menghadiri pelantikan Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan Balai Jaya, Bupati Rokan Hilir H. Bistamam langsung turun ke lapangan meninjau kondisi Jembatan Pasar Baru, Kecamatan Bagan Sinembah, Selasa (6/10/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi sarana dan prasarana sekaligus menyerap aspirasi masyarakat terkait kebutuhan pembangunan di kawasan Pasar Baru dan sekitarnya.

Dalam kunjungan itu, Bistamam didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hilir H. Fauzi Efrizal, Kepala Inspektorat, Camat Bagan Sinembah Amat Atin, Kapolsek Bagan Sinembah, Kepala Dinas PMK, Kepala Dinas Perkim Aulia, ST, serta tokoh masyarakat dan Ketua MKA H. Muhammad Fuad, SH, MH.

Di lokasi, Bupati menerima sejumlah aspirasi dari masyarakat, terutama terkait kelanjutan pembangunan sarana dan prasarana yang masih dibutuhkan di kawasan Pasar Baru.

Selain persoalan infrastruktur, masyarakat juga menyampaikan keluhan mengenai tumpukan sampah yang berada di badan jalan kawasan Pajak Lama, Bagan Batu.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bistamam memastikan setiap usulan masyarakat akan menjadi perhatian pemerintah daerah dan ditindaklanjuti melalui mekanisme perencanaan pembangunan.

“Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir akan menerima usulan ini dan selanjutnya dilaksanakan melalui proses perencanaan. Insyaallah akan dianggarkan pada tahun 2028. Ini merupakan kewajiban yang segera kita selesaikan,” ujar Bistamam.

Menurutnya, pembangunan tidak dapat dilepaskan dari kebutuhan nyata masyarakat di lapangan. Karena itu, kunjungan langsung menjadi penting agar pemerintah dapat mengetahui kondisi infrastruktur sekaligus persoalan yang dihadapi masyarakat secara lebih konkret.

Bistamam juga memberikan perhatian terhadap persoalan sampah di badan jalan kawasan Pajak Lama. Ia meminta agar persoalan tersebut segera dicarikan solusi sehingga tidak mengganggu kebersihan, kenyamanan maupun aktivitas masyarakat.

Penanganan sampah, lanjutnya, membutuhkan penataan dan pengelolaan yang lebih baik serta keterlibatan seluruh pihak agar persoalan serupa tidak terus berulang.

Bistamam menegaskan Pemkab Rohil akan terus membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, baik terkait pembangunan infrastruktur maupun persoalan lingkungan dan kebersihan.

“Kita ingin melihat langsung kondisi di lapangan dan mendengar apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan bagi pemerintah daerah dalam menyusun perencanaan pembangunan,” katanya.

Peninjauan Jembatan Pasar Baru tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen Pemkab Rohil untuk memastikan kebutuhan masyarakat tidak hanya didengar, tetapi juga masuk dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah sesuai kemampuan anggaran.

Dengan turun langsung ke lapangan, pemerintah diharapkan dapat menentukan skala prioritas pembangunan secara lebih tepat, terutama untuk fasilitas yang berkaitan langsung dengan aktivitas dan kepentingan masyarakat. (*)