Pertama Kali, Dua Bayi Harimau Sumatera Lahir di Kebun Binatang Texas

Dua ekor anak harimau Sumatera lahir di Texas (dok Fort Worth Zoo)
Beritariau.com, Texas -- Kabar menggembirakan datang dari Amerika Serikat. Dua bayi harimau Sumatera lahir di Fort Worth Zoo, Texas, menjadi kelahiran pertama spesies tersebut sepanjang sejarah kebun binatang itu.
Dilansir dari ABC News, kedua bayi harimau tersebut lahir pada 1 Juli 2026 dari pasangan induk Ndari dan Rakan. Keduanya kemudian diberi nama Barani dan Malu, menggunakan kata dalam bahasa Indonesia.
Kini, saat berusia sekitar 13 minggu, kedua anak harimau itu masing-masing memiliki berat sekitar 18 hingga 20 pon atau sekitar 8 hingga 9 kilogram.
Kelahiran Barani dan Malu menjadi momen penting bagi Fort Worth Zoo karena untuk pertama kalinya kebun binatang tersebut berhasil menyambut kelahiran bayi harimau Sumatera.
Pihak kebun binatang juga menjelaskan karakter masing-masing bayi harimau. Barani, yang berarti "berani", disebut memiliki sifat lincah dan penuh semangat. Ia juga gemar mengajak saudarinya bermain dan bergulat.
Sementara Malu, yang berarti "pemalu", terlihat lebih mandiri dan cenderung menikmati waktunya ketika berada seorang diri.
Kelahiran kedua satwa tersebut menjadi kabar penting di tengah kondisi harimau Sumatera yang menghadapi ancaman kepunahan. International Union for Conservation of Nature (IUCN) mengklasifikasikan harimau Sumatera sebagai spesies critically endangered atau terancam punah secara kritis.
Harimau Sumatera merupakan subspesies harimau yang hanya ditemukan di Pulau Sumatera. Satwa ini dapat memiliki berat lebih dari 300 pon atau sekitar 136 kilogram, dengan panjang tubuh mencapai lebih dari 8 kaki atau sekitar 2,4 meter.
Harimau Sumatera juga dikenal sebagai predator yang memiliki kemampuan berlari dengan kecepatan hingga sekitar 64 kilometer per jam.
Kehadiran Barani dan Malu diharapkan tidak sekadar menjadi kabar gembira bagi Fort Worth Zoo, tetapi juga meningkatkan kesadaran publik terhadap upaya konservasi harimau Sumatera.
Keduanya dijadwalkan mulai diperkenalkan kepada pengunjung dalam beberapa pekan mendatang.
Ketua Fort Worth Zoo Ramona Bass menyambut optimistis kelahiran dua bayi harimau tersebut. Ia berharap kehadiran Barani dan Malu dapat menjadi sarana edukasi sekaligus menginspirasi generasi baru untuk lebih peduli terhadap harimau Sumatera yang masih bertahan di alam liar.
"Kami berharap anak-anak harimau ini akan menginspirasi generasi baru untuk belajar tentang serta peduli terhadap kerabat mereka yang hidup di alam liar dan masa depan spesies yang terancam punah secara kritis ini," ujarnya.
Kelahiran dua bayi harimau Sumatera di Texas ini menjadi pengingat bahwa upaya pelestarian satwa endemik Indonesia membutuhkan perhatian dunia. Di tengah tekanan terhadap habitat dan populasi di alam liar, setiap kelahiran memiliki arti penting bagi keberlangsungan spesies tersebut. (*)

